Friday, July 3, 2015

Syarat Minimal


Ayat bacaan : 2 Tesalonika 1:1-5; Mazmur 119:163 

Suatu bukti tentang adilnya penghakiman Allah, yang menyatakan bahwa kamu layak menjadi warga Kerajaan Allah, kamu yang sekarang menderita karena Kerajaan itu” 
(2 Tesalonika 1:5).

Sebelum saya menderita bagi Kristus saya tidak berani menyatakan diri sebagai murid Yesus. Beranikah Anda membuat pernyataan seperti ini? Kita seharusnya malu kepada orang-orang kudus, sebab mereka begitu bangga dengan tanda luka akibat penganiayaan yang diterimanya karena keberaniannya menyatakan Kristus kepada para pembenci-Nya. Sedangkan kita bisanya berbangga karena mobil kita yang selalu baru saat beribadah di gereja.

Kebanggaan kita hanyalah bersifat materi, namun sebenarnya kita adalah seorang pengecut yang tidak mau menderita bagi Kristus. Dan kita mempunyai filosofi sendiri yang menyatakan bahwa kita tidak mempunyai karunia untuk menderita. Paulus sendiri menyatakan bahwa untuk menyatakan kelayakan Anda sebagai anggota Kerajaan Allah Anda harus menderita karena Kerajaan itu. Menderita tidak harus berarti kematian sebagai martir. Menderita yang dimaksud di sini adalah keberanian untuk menjadi terang dunia dan menyatakan Kristus kepada dunia. Dan kalau Anda melakukannya dunia siap menganiaya Anda.

Namun ada satu macam penderitaan lagi yang menjadi “syarat minimal” supaya Anda layak menjadi anggota Kerajaan Allah. Alkitab berkata, “Tetapi Ia menyelamatkan Lot, orang yang benar, yang terus-menerus menderita oleh cara hidup orang-orang yang tak mengenal hukum dan yang hanya mengikuti hawa nafsu mereka saja” (2 Petrus 2:7). Penderitaan Lot adalah kesedihan hati yang dalam melihat tingkah laku dan cara hidup orang-orang yang tidak mengenal hukum-hukum Allah. Perbuatan mereka yang melukai hati Allah, itulah yang menjadikan Lot menderita. Tidakkah Anda juga menderita melihat apa yang terjadi dengan bumi yang kita tinggali ini? Pembunuhan, perampokan, perkosaan, kemesuman, legalisasi aborsi dan homoseks menghiasi berita-berita di surat kabar. Bagaimana respons hati Anda? Sedih dan menderita?

Renungan: 
Orang benar yang mengerti hukum Allah pastilah setiap hari menderita melihat tingkah laku orang-orang dunia yang menginjak-injak hukum Allah. Kalau tidak, Anda belum merasakan “penderitaan”, dan Anda belum layak menjadi anggota Kerajaan Allah. 
Kemuliaan Allah dimulai dengan penderitaan.

No comments:

Post a Comment