Sunday, October 19, 2014

Berita Bagi Kaum Gay

Ayat bacaan : Roma 1:18-32; Yoel 2:12, 13

 Dalam iklim sosial seperti saat ini, ada pertumbuhan penerimaan terhadap kaum gay – termasuk dalam lingkungan gereja. Mungkin di Indonesia gejala ini tidak tampak, tetapi di negara-negara liberal seperti Amerika Serikat, gereja kaum gay sudah diterima oleh banyak orang. Di Jerman sendiri, pada tanggal 1 Agustus 2001 terpampang di media cetak sepasang pria yang disahkan dalam perkawinan di kantor catatan sipil distrik Schoeneberg di Berlin. Ini menandai diberlakukannya undang-undang “hidup sejenis” oleh parlemen Jerman yang sebenarnya  masih menimbulkan pro dan kontra.

    Di lingkungan gereja, salah satu denominasi gereja gay di Amerika yang terbesar adalah Universal Fellowship of Metropolitan Community Churches (UFMCC) dengan 300 gereja yang tersebar di 18 negara.

    Masalah ini harus kita pahami, meskipun di satu sisi kita harus mengasihi kaum gay. Tetapi perlu kita pahami bahwa Allah tidak dapat membenarkan mereka yang melakukan penyimpangan seksual, baik laki-laki dengan laki-laki maupun perempuan dengan perempuan. Allah telah menetapkan bahwa suami istri yang sah itu adalah pria dengan wanita.

    Kalau Anda adalah seorang gay atau lesbian, Allah membenci perbuatan Anda, tetapi Allah tidak dapat membohongi diri-Nya bahwa Ia sangat mencintai Anda. Saat Yesus ada di bumi Ia senang bergaul dengan orang-orang berdosa: para pemungut cukai, para pelacur, bahkan mungkin para gay. Mengapa Yesus senang bersahabat dengan mereka? Sebab Yesus mau membawa mereka kembali pada jalan yang benar dan menemukan kasih Allah yang melimpah.

    Satu hal yang harus Anda pahami, Allah tidak mungkin menghapuskan hukuman bagi orang-orang seperti ini. Karena itu Yesus diutus untuk menyelamatkan semua manusia berdosa, termasuk kaum gay dan lesbian. Sedangkan gereja diutus untuk mengabarkan kasih Allah ini kepada kaum gay.

    Saudara, kalau Allah mengasihi kaum gay dan lesbian, maka gereja juga harus tanggap terhadap hati Allah. Janganlah kita menganggap mereka sampah. Janganlah menganggap mereka penyakit masyarakat. Janganlah menganggap mereka orang-orang yang tidak berguna. Tetapi anggaplah mereka sebagai saudara yang kita kasihi, sebagaimana Yesus mengasihi mereka.


Renungan:
    Bila Anda terjerat dengan penyimpangan seksual ini, Tuhan mau melepaskan Anda. Tidak ada yang mustahil bagi Allah, bila saja Anda mau berserah kepada Allah. Allah mengasihimu!

Allah mencari sampah dunia ini untuk diangkat menjadi ahli waris Kerajaan Allah.

No comments:

Post a Comment