Ayat Bacaan : 2 Raja-Raja 15:17-38; 1 Yohanes 1:9
“Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula”
(2 Raja-Raja 15:28).
Dalam pembacaan ayat hari ini kita melihat ada 3 kalimat yang mengatakan “Ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat.” Kalau dihitung seluruh kitab raja-raja ini tentunya lebih dari 3 kali. Yerobeam bin Nebat adalah raja Israel pertama setelah terpecahnya kerajaan Israel menjadi 2 bagian: Kerajaan Israel dan Kerajaan Yehuda (terdiri dari suku Yehuda dan sebagian Benyamin). Yerobeam adalah raja Israel pertama setelah terpecahnya kerajaan itu. Sayang, reputasi sebagai raja yang jahat disandangnya. Karena itu keturunannya yang jahat disebutkan dengan kalimat “Ia tidak menjauh dari dosa-dosa Yerobeam bin Nebat.”
Alkitab banyak kali menceritakan dengan gamblang antara kebaikan dan kejahatan –antara dosa dan kasih karunia. Kita tahu bahwa Allah membenci dosa. Tidak ada dosa kecil yang dapat ditolerir oleh Allah. Kita, manusia, mencoba membagi-bagi kualitas dosa dengan dosa kecil dan dosa besar, atau dosa hitam dan dosa putih. Alkitab tidak menyebutkan adanya pembagian ini. Perlukah memang pembagian semacam ini? Saya pikir sebagai orang yang memahami karakter Allah, dengan tegas kita berkata bahwa dosa tetaplah dosa.
Ada cerita menarik ketika ayah Woodrow Wilson sebagai seorang pendeta di daerah Selatan. Suatu hari ia bergabung dengan sekelompok pria yang sedang berada dalam situasi diskusi yang panas. Seorang pria kehilangan kendalinya lalu mengumpat dan bersumpah dengan keras. Kemudian ia menyadari bahwa Pendeta Wilson ada di sana. Serta merta orang ini meminta maaf dan berkata, “Maaf pak. Saya lupa kalau Anda ada di sini.”
Pendeta Wilson berkata, “Jangan kepada saya. Mintalah ampun kepada Allah.”
Ya, setiap dosa, baik hitam maupun putih, harus kita akui di hadapan Allah dan meminta Allah mengampuni kita.
Renungan:
Sejarah Israel menjadi pelajaran sejarah terbaik dari berbagai sejarah lainnya di muka bumi ini. Di sini Allah berbicara tentang dosa dan akibatnya, tetapi juga memberitahukan akan kehebatan kasih karunia Allah.
Neraka banyak dihuni oleh manusia yang melakukan ”dosa putih dan dosa kecil”.
No comments:
Post a Comment