Wednesday, October 15, 2014

Menjadi Orang Kudus

Ayat bacaan : Roma 1:1-7; Keluaran 19:5, 6

 Anda jangan terkejut kalau saya katakan bahwa Anda adalah orang kudus. Anda kaget? Cemas? Kuatir? Atau shock? Apa-apaan ini? Anda pasti protes seperti ini. Wah, kalau begitu saya tidak bisa menjadi orang kudus, sebab tadi pagi saya baru saja ngutil uang di dompet suami.

    Tapi kalau melihat arti yang sebenarnya, ditinjau dari sisi teologia, kata yang diterjemahkan “kudus” (bhs. Yunani: hagios) berarti “dipisahkan”. Dengan kata lain Allah memisahkan kita dari dunia ini supaya kita bisa melayani dan menyembah Allah yang benar di dalam Yesus Kristus.

    Kepada bangsa Israel, Allah berjanji, “Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta KESAYANGAN-KU sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi. Kamu akan menjadi bagi-Ku KERAJAAN IMAM dan BANGSA YANG KUDUS ……..” (Keluaran 19:5, 6).

    Firman Tuhan ini diulangi lagi oleh Petrus dalam salah satu suratnya kepada jemaat Tuhan dalam Perjanjian Baru, “Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” (1 Petrus 2:9).

    Anda lihat, betapa rindunya Allah mendirikan jemaat yang sungguh-sungguh beribadah kepada-Nya. Karena itu ia menguduskan dan memisahkan orang-orang yang meresponi panggilan-Nya. Tuhan ingin orang yang dikuduskannya itu akan hidup sungguh-sungguh di dalam takut akan Tuhan. Dan kalau ada orang yang hidupnya belum berubah, meskipun telah puluhan tahun mengikut Tuhan berarti orang tersebut masih tidak mau dipisahkan. Ia mengira bahwa ia masih menjadi milik dunia dan ia terlanjur sayang untuk melepaskan diri dari dekapan dunia ini. Anda tidak harus menjadi pertapa untuk melepaskan diri dari dunia. Tuhan hanya mau hidup Anda tidak terkontaminasi dengan racun dunia ini.

Renungan:
    Tugas kita berat menyandang status sebagai orang kudus, umat pilihan Allah. Tetapi Anda tidak dapat menyangkali bahwa ini adalah perintah Tuhan. Yang perlu kita lakukan sekarang adalah berani hidup dalam kekudusan dan dengan tegas menolak dosa!

Tidak semua orang Kristen adalah orang kudus.

No comments:

Post a Comment