Friday, November 20, 2015

Kejarlah Kekudusan!

Ibrani 12:14-17; Yesaya 1:16, 17“Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan” (Ibrani 12:14)

Jika Anda senang membaca surat kabar setiap hari atau melihat berita di TV, Anda pasti akan disuguhi dengan berita-berita yang sangat mengerikan dan memalukan. Apakah itu? Seorang ayah memperkosa anak kandungnya sendiri, lalu seorang anak laki-laki membunuh ibu kandungnya sendiri. Atau seorang paman memperkosa keponakannya sendiri. 

Berita-berita itu bukan hal yang baru akhir-akhir ini, tetapi setiap hari ada saja kasus yang terungkap. Apakah ini tanda-tanda krisis kasih? Ataukah di hati manusia sudah tidak ada moral lagi? Ataukah itu tren akhir zaman? Atau manusia sudah tidak lagi menghargai hukum? Jangan-jangan kita hidup lagi pada masa purba di mana yang kuat yang menang.

Lalu bagaimanakah Anda  menanggapi hal tersebut? Apakah hanya manggut-manggut atau geleng-geleng kepala dan berdecak sambil berkata, “Memang beginilah akhir zaman itu!”

Tetapi firman Tuhan memerintahkan kita untuk hidup di dalam kekudusan. Dengan kata lain, biarlah dunia semakin tenggelam dalam kemaksiatannya, tetapi kita semakin kudus dan tidak terkontaminasi oleh dunia ini. Mungkinkah?

Kerap kali saya bertemu dengan rekan sesama Kristen yang masih jatuh bangun di dalam dosa. Bahkan beberapa di antaranya benar-benar di luar dugaan. Saya mengira hidupnya sungguh-sungguh kudus, tetapi belangnya ketahuan tak lama setelah itu. Apakah gereja Tuhan sudah demikian parah kelakuannya sehingga tidak lagi ada ketakutan untuk hidup di dalam kekudusan?

Tuhan Yesus sudah berkata, “Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga? Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan” (Matius 7:22, 23)!

Dunia  semakin tercemar. Dunia semakin tidak bermoral. Janganlah anak-anak Tuhan ikut terseret dengan kelakukan mereka yang jahat. Jagalah kekudusanmu! Sebab tanpa kekudusan Anda tidak akan menikmati kemuliaan Allah.

Gereja yang mengejar laba pastilah tidak mengejar kekudusan

No comments:

Post a Comment