Ibrani 12:18-24; Imamat 17:11, 14 ”...dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel” (Ibrani 12:24).
Sering kita mendengar orang berkata, ”Hati-hati ya dengan ucapanmu. Dinding-dinding ini bisa berbicara.” Apa benar dinding bisa berbicara? Tentu tidak! Tetapi pernahkah Anda mendengar bahwa darah itu bisa berbicara? Alkitab mengatakan,”Ya.” Berbicara kepada siapa? Bukan kepada manusia, tetapi kepada Allah. ”Firman-Nya: "Apakah yang telah kauperbuat ini? Darah adikmu itu berteriak kepada-Ku dari tanah.” (Kejadian 4:10). Darah manusia yang tertumpah karena pembunuhan akan menuntut kepada Allah pembalasan kepada mereka yang telah menumpahkannya.
Mengapa darah manusia bisa berbicara dan menuntut balas? ”Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan .........Karena darah itulah nyawa segala makhluk........” (Imamat 17:11, 14). Nyawa di sini adalah jiwa. Jadi ayat tersebut berbunyi, ”Karena jiwa makhluk ada di dalam darahnya Karena darah itulah jiwa segala makhluk.” Karena jiwa manusia bersifat kekal maka untuk alasan itulah darah manusia bisa berbicara kepada Allah yang kekal untuk menuntut balas. Oleh sebab itu Alkitab mencatat, ”Tetapi jika perempuan itu mendapat kecelakaan yang membawa maut, maka engkau harus memberikan nyawa ganti nyawa...” (Keluaran 21:23).
Semua darah manusia hanya berteriak menuntut balas. Mengapa? Karena manusia berdosa. Tetapi ada darah yang tidak berteriak untuk menutut pembalasan tetapi justru berteriak untuk pengampunan dan pendamaian dosa umat manusia. DARAH YESUS! Mengapa? Sebab darah Yesus adalah kudus, tak bercacat dan tak bercela. Mengapa Perjanjian Lama harus menggunakan domba jantan atau hewan-hewan yang tak bercacat atau tak bercela untuk korban pengampunan atau pendamaian? Sebab darah hewan-hewan ini ‘kudus’ atau tak tercemar sehingga tidak akan berteriak untuk menuntut balas tetapi sebaliknya berteriak mohon pengampunan namun tidak pernah bisa menghapus dosa. Inilah gambaran darah dari korban Yesus yang tidak hanya mengampuni tetapi juga sanggup menghapus sama sekali dosa-dosa kita bila kita mau mengakui Dia adalah Tuhan dan Juruselamat kita.
Darah Yesus sekarang ini ada di takhta Allah atau Ruang Maha-Kudus. Setiap kali seseorang pertama kali percaya kepada Tuhan Yesus, maka darah Yesus itu berbicara lebih kuat [lebih berwibawa, lebih berkuasa daripada darah manusia] kepada Bapa, ”Ya Bapa, Aku memang telah mati baginya dan Aku mau Engkau mengampuni dan menghapus dosa-dosanya sekarang ini juga.” Detik itu juga orang tersebut rohnya dilahirkan kembali oleh Roh Kudus.
Renungan: Darah Yesus bukan hanya untuk orang berdosa saja tetapi untuk kita. Darah Yesus melindungi, menyembuhkan, memberkati dan menyelamatkan hidup kita. ”Dan Ia adalah pendamaian untuk segala dosa kita, dan bukan untuk dosa kita saja, tetapi juga untuk dosa seluruh dunia” (1 Yohanes 2:2). Iman Anda akan membuat darah Yesus berteriak untuk menyelamatkan Anda.
No comments:
Post a Comment