Friday, December 11, 2015

Separo Harga

Ayat Bacaan : Yakobus 2:9-13; Keluaran 15:26 “Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi  mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya” (Yakobus 2:10).

Sejak  pertengahan November hingga hari ini toko-toko  pakaian, swalayan, dan supermarket mulai menawarkan diskon hingga separo harga. Pembeli mulai berbondong-bondong memilih bahan yang diperlukannya, mulai dari pakaian, kosmetik, perabot rumah tangga, alat-alat elektronik, bahan makanan tidak lupa juga kue-kue untuk keperluan hari besar. Orang-orang menggunakan kesempatan ini untuk berbelanja sebanyak-banyaknya. Apalagi bulan ini adalah bulan menjelang natal. Memanfaatkan masa diskon itu tidak berdosa “silahkan saja” yang penting kita tidak terbawa arus konsumerisme  yang tidak sehat. 

Kalau dalam dunia bisnis kita mengenal diskon, maka dalam melakukan firman Allah tidak ada harga separo. Bila  ibadah  yang kita lakukan hanya suatu rutinitas ? sebagai perintah manusia (Yesaya 29:13) atau beribadah karena sungkan kepada  gembala sidang, berarti kita masuk dalam kelompok orang Kristen yang suka diskon. 

Pernah juga kita mendengar ada orang percaya sedang membicarakan hal-hal yang berbau pornografi dan tidak pantas untuk dibicarakan (Efesus 5:3,4). Lalu ada yang menegur, “Jangan bicara seperti itu! Itu tidak baik!” Namun apa komentarnya? “Jangan sok suci lah. Jangan sok rohani!” Ingat  saudara, Allah juga akan menghakimi setiap perkataan kita (Matius 12:37).  

Karena itu jangan kaget, kalau Allah juga akan “mendiskon” berkat saudara. Jangan “mendiskon” firman Allah hanya untuk menyenangkan hati kita. Yang Allah inginkan adalah,”….. semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu (Filipi 4:8). Mungkin saudara berkata, “Aku tidak   berzinah atau melakukan percabulan,” tetapi apabila itu ada pada pikiran saudara, berarti suadara sudah melakukannya (Matius 5:28).

Hukum Allah itu harus ditaati dan dilakukan seutuhnya, karena itu Ia berkata, “Kasihilah Tuhan Allah dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segenap akal budimu dan dengan segenap kekuatanmu, kemudian kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”  Ini adalah satu hukum untuk tiga sasaran sekaligus, yaitu mengasihi Allah, sesama manusia dan diri sendiri. Ketiga-tiganya harus dikerjakan bersama-sama, dan tidak bisa salah satu, sebab melanggar salah satu berarti melanggar seluruhnya.

Renungan: Kerajinan akan menjadi sia-sia jika tidak disertai dengan kesetiaan dan ketelitian. Baiklah kita rajin beribadah kepada Allah dan juga setia melakukan seluruh hukum-Nya. Yesus tidak pernah memberikan separo hidupnya kepada Anda, jadi layanilah Dia bukan dengan separo hati.

No comments:

Post a Comment