Friday, May 20, 2016

Jangan Saat Susah Saja !

Ayat Bacaan : Wahyu 11:11-14; Yesaya 49:8 “Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga” (Wahyu 11:13).

Adalah kebiasaan manusia bila masalah datang baru datang ke gereja. Jangan-jangan Anda juga punya kebiasaan seperti ini? Sebab apa yang dituliskan di kitab Wahyu ini terjadi juga pada anak-anak Tuhan pada zaman sekarang. Hidup sungguh-sungguh di dalam Tuhan setelah mendapatkan masalah.

Suatu hari saya sedang menemani penginjil dari Australia menuju luar kota. Ada satu pertanyaan yang saya ajukan kepadanya. Saya bertanya demikian, “Mengapa Injil terkadang susah menembus orang-orang di negara barat yang notabene menyebut mereka sebagai negara Kristen?”

Dia menjawab, “Ada satu alasan untuk itu. Sebab penghasilan mereka yang rata-rata sudah tinggi sehingga secara otomatis segala kebutuhan dengan mudah terpenuhi. Dan kalau ada waktu senggang mereka akan melancong ke luar kota atau bahkan ke luar negeri. Dengan kata lain ‘everything is fine’ (semuanya baik). Jadi kalau mereka ditanyai mengapa mereka tidak ke gereja? Dengan santai mereka akan menjawab, “Buat apa saya ke gereja? Toh segala keperluan saya terpenuhi dan keadaan saya baik-baik saja?”

Saudara, seharusnya Anda mengucap syukur kalau saat ini Anda dilanda masalah, sebab karena masalah itulah Anda lalu berseru kepada Tuhan. Namun lebih bijak lagi kalau dalam setiap situasi Anda datang kepada Tuhan.

Camkan bahwa kita datang kepada Tuhan bukan karena Tuhan mau menjawab doa-doa kita, tetapi ada satu alasan yang jauh lebih penting. Apa itu? Supaya Anda didamaikan dengan Allah. Inilah inti dari berita Injil itu. Kalau ada orang Kristen yang memberitakan Injil tetapi menekankan berkat jasmani yang akan diterima oleh mereka yang percaya, ya itu sebenarnya orang tersebut memberitakan sebagian kebenaran yang kecil saja. Jadi kalau Anda bermaksud memberitakan Injil, sampaikan kepada orang yang terhilang tersebut bahwa jiwanya perlu diselamatkan. Hidupnya yang masih berseteru dengan Allah perlu didamaikan. Jangan ragu untuk menyampaikan berita bahwa penghukuman menanti mereka yang menolaknya. 

Renungan: Datanglah kepada Tuhan dalam segala waktu. Datanglah dalam waktu senang dan waktu susah. Jangan datang kepada Tuhan cuma pada waktu susah saja. Jangan jadikan Tuhan Anda seperti dukun yang selalu didatangi orang-orang yang bermasalah. Jangan salah mengerti! Tuhan pasti menolong Anda kalau Anda dalam kesusahan, tetapi doa itu adalah masalah hubungan yang artinya bukan sekedar permintaan saja. 

Anda dianggap menjadikan Tuhan itu dukun bila Anda datang kepada-Nya hanya pada masa kesusahan saja.

No comments:

Post a Comment