Ayat Bacaan : Yosua 18:1-28; Roma 10:17
"Sebab itu berkatalah Yosua kepada orang Israel: "Berapa lama lagi kamu bermalas-malas, sehingga tidak pergi menduduki negeri yang telah diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allah nenek moyangmu?"
(Yosua 18:2).
Masalah besar bagi gereja saat ini adalah kemalasan. Ini seperti yang terjadi dengan ketujuh suku yang belum mendapatkan warisannya. Padahal Kanaan sudah diberikan oleh Allah kepada mereka. Peperangan memang belum usai, namun nampaknya beberapa suku sudah mendapatkan warisannya, tetapi yang lainnya belum. Ini masalah kemalasan. Dan ini pula yang terjadi dengan gereja Tuhan saat ini. Beberapa jemaat telah mendapatkan Kanaan, tetapi sebagian lagi hanya bermalas-malasan di tempat tidur saja dan tidak mendapatkan bagian apa-apa.
Yang penting sekarang adalah pergi dan bertindak dengan iman untuk menduduki Kanaan. Ingat bahwa Kanaan bukanlah berbicara mengenai surga belaka, tetapi janji-janji Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Anda bisa sebutkan kesembuhan, perlindungan, damai sejahtera, kekuatan, kecukupan, dan lain sebagainya. Tetapi tidak cukup hanya tahu saja. kita harus rajin memerangi penduduk Kanaan dan merebut kubu-kubunya.
Ada cerita menarik mengenai seorang wanita yang sakit pendarahan (Markus 5:25-34). Saya tidak bosan-bosan mengutip cerita ini, sebab di sinilah kunci keberhasilan seorang Kristen untuk meraih berkat Allah, yakni dengan tidak malas bertindak dengan iman untuk meraih berkat-berkat Allah. Wanita dalam cerita tersebut tidak malas menunggu Yesus lewat. Ia tidak malas melangkah. Ia tidak malas bertindak. Apa jadinya kalau seandainya dia malas dan tidak mau menunggu Yesus lewat? Apa jadinya kalau dia malas menghampiri Yesus dan menjamah ujung jubah-Nya? Apa jadinya??? Kalau itu memang benar, berarti tidak ada catatan mengenai cerita kesembuhan di sini. Tidak ada kisah menakjubkan yang tertulis di Alkitab. Tetapi kita tahu bagaimana dia melangkah dengan iman dan mengalami kesembuhan.
Kita masih melihat orang-orang Kristen yang belum mendapatkan pusakanya. Bagaimana caranya? Jangan malas. Meskipun di depan banyak raksasa, tetapi kita tahu bahwa Kanaan adalah milik kita yang harus kita rebut. Anda mempunyai iman? Meskipun kita anggap kecil, tetapi itu sudah modal besar untuk merobohkan raksasa dan meraih pusaka. Dan iman dapat kita peroleh dengan meningkatkan pendengaran kita terhadap firman Allah, sebab iman timbul dari pendengaran dan pendengaran akan firman Kristus (Roma 10:17).
Renungan:
Apakah kita merasa bahwa kita belum mendapatkan pusaka? Latihlah iman kita dan jangan malas untuk beriman. Raksasa memang banyak, tetapi kita mempunyai potensi untuk mengalahkannya.
Kemalasan itu membunuh.
No comments:
Post a Comment