Ayat Bacaan : Yakobus 4:1-3; Yeremia 33:3 “Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu” (Yakobus 4:3).
Doa adalah nafas hidup orang percaya, dengan kata lain orang yang percaya harus hidup di dalam doa. Doa adalah komunikasi antara kita dengan Allah, dan itu terjadi dua arah. Ada saatnya kita yang berbicara kemudian Allah yang mendengar; ada saatnya Allah yang berbicara dengan firman-Nya kemudian kita yang mendengar. Allah mau hubungan intim antara kita dengan-Nya terus berlangsung setiap hari dan setiap saat. Namun sangat disayangkan karena ada orang percaya yang berdoa hanya kalau perlu saja. Jika usaha lancar, laba melimpah, keluarga sehat, berdoanya nanti saja, tetapi bila sebaliknya doanya baru ngebut.
Doa yang berkenan kepada Allah adalah doa yang disertai iman. Apakah doa yang disertai iman itu? Doa yang disertai iman adalah doa yang percaya kepada firman Allah yang terdiri dari rencana Allah yang baik untuk hidup kita, dan janji-janji-Nya yang adalah ya dan amin. Tetapi jangan salah mengerti, mungkin kita sudah berdoa selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan bahkan mungkin bertahun-tahun, tetapi doa kita belum dijawab atau bahkan tidak dijawab. Lihat dan perhatikan dulu bagaimana kita berdoa adakah kita berdoa dengan hati yang benar, atau kita berdoa untuk memuaskan keinginan kita.
Allah tahu persis apa yang menjadi kebutuhan kita, dan Allah pasti akan memenuhi kebutuhan kita. Namun pada waktu berdoa harap dibedakan antara berdoa dengan iman dan berdoa dengan nafsu, yaitu memaksakan kehendak kita untuk mementingkan diri sendiri dan bukan untuk kemuliaan Tuhan. Beda antara doa dengan iman dan dengan nafsu agak tipis, itu bergantung kepada kita, kepada motivasi kita, kita berdoa untuk sesuatu, dan adakah sesuatu itu menjadi kebutuhan atau keinginan ?
Satu hal perlu kita ketahui bahwa Allah itu bukan dewa-dewa dunia, dimana kita dapat memberikan korban persembahan supaya kita diberkati. Jika kita bersikap seperti ini apa bedanya kita dengan orang yang belum mengenal Tuhan. Mengklaim janji Tuhan itu baik, tetapi ingat janganlah hal itu hanya untuk memuaskan nafsu duniawi kita. Kadang kita melihat orang lain berhasil kemudian kita iri hati dan selanjutnya ikut-ikutan mengklaim janji Tuhan, dengan harapan mendapatkan yang diinginkannya. Tuhan memberikan karunia sendiri-sendiri kepada setiap orang, masing-masing orang sudah memiliki berkatnya, dan biarlah setiap orang menerimanya dengan penuh sukacita dan pengucapan syukur.
Renungan: Berdoalah bukan pada saat kita menginginkannya, tetapi berdoalah setiap saat untuk mempererat hubungan kita dengan Allah. Di mana posisi doa saudara hari ini? Doa dengan iman membawa ketenangan; doa dengan nafsu mendatangkan kegundahan.
No comments:
Post a Comment