Ayat Bacaan : 1 Petrus 2:9-10; Keluaran 19:5-6 ”Tetapi kamulah bangsa [KJV; generation – generasi] yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib” (1 Petrus 2:9).
Kepada siapa sebenarnya ayat ini ditulis? Bangsa Israel? Bangsa Amerika? Bangsa Indonesia? Bangsa Australia? Atau bangsa-bangsa lain? Tidak!!! Kepada Anda dan saya. Mengapa? Sebab Anda dan saya telah dilahirkan kembali oleh Roh Allah. Hanya mereka yang telah dilahirkan kembali saja yang memenuhi kriteria ayat di atas. Sebelum seseorang dilahirkan kembali maka ayat di atas tidak berlaku meskipun dia adalah orang Israel.
Allah perlu generasi baru dan yang terpilih yang akan dipakai untuk memperagakan kuasa dan perbuatan-perbuatan Allah yang besar itu. Sebab generasi yang lama gagal dan mereka berkali-kali jatuh di dalam dosa. Generasi yang baru ini tidak lagi terhukum tetapi merdeka memiliki roh yang baru. Roh Allah tinggal bukan di luar tetapi di dalam roh yang baru tersebut. Generasi yang baru ini mampu dipimpin dan mendengar suara Roh Allah. Inilah generasi yang terpilih. Dan kitalah generasi yang terpilih itu.
Kita bukan hanya menjadi generasi terpilih, tetapi Allah juga menjadikan kita imam-imam yang rajani. Kita tahu tugas imam adalah menjadi pengantara. Dan tugas kita – orang-orang yang rohnya telah dilahirkan kembali - adalah sebagai pengantara. Caranya? Berdoa syafaat. Berdoa supaya kehendak dan kuasa Allah boleh dilepaskan di atas muka bumi ini seperti di surga. Dan keimaman kita adalah imamat rajani, satu keimaman yang tidak hanya sebagai pengantara saja tetapi juga memerintah dalam hidup ini. Memerintah atas persoalan, roh-roh jahat, iblis dan antek-anteknya. Sebab kita telah diberi kuasa di dalam nama Yesus. Haleluya!
Bukan hanya itu, ternyata Allah juga memiliki bangsa yang disebut dengan bangsa yang kudus. Suatu bangsa disebut bangsa bila punya rakyat. Siapa rakyatnya? Mereka yang telah dilahirkan kembali. Kita semua sekarang ini adalah bangsa yang kudus. Bangsa di dalam bangsa. Siapa rajanya? Yesus Kristus Tuhan! Melalui bangsa yang kudus ini Allah mau kita mendemonstrasikan kuasa-Nya kepada bangsa kegelapan dan menawan penduduknya agar mereka juga masuk menjadi penduduk bangsa yang kudus – kerajaan Allah.
Dan yang terakhir kita disebut umat kesayangan Allah. Siapa yang menjamah hidup kita urusannya dengan Allah. Berarti kita adalah wakil Allah di muka bumi ini. Semua urusan di muka ini diserahkan dan dikerjakan oleh orang-orang-nya Allah dengan pertolongan Allah. Siapa itu? Anda dan saya.
Renungan: Jadi sekarang kita semakin sadar siapa diri kita sebenarnya. Dan hiduplah sebagaimana status Anda yang mulia itu. Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.
No comments:
Post a Comment