Ayat Bacaan : 1 Yohanes 4:17-21; Bilangan 14:9 “Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan; sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di dalam kasih” (1 Yohanes 4:18).
Kasih adalah elemen tertinggi dalam kerajaan Allah. Iman di bawahnya. Pengharapan juga di bawahnya. Dan kasih itu mampu melenyapkan ketakutan. Karena kasih kita belum sempurna, maka ketakutan kadang mencekam kehidupan kita. Dan Tuhan sedang membentuk kita supaya kita menjadi sempurna di dalam segala hal, termasuk di dalam kasih.
Kita fokuskan renungan kita ini mengenai hal ketakutan. Wajarkah bila manusia kadang mengalami ketakutan? Kalau Anda berhadapan dengan singa yang lolos dari kandangnya, Anda pasti menggigil ketakutan. Atau ketika Anda berada di tengah-tengah gerombolan serigala, Anda pasti ketakutan. Apakah ketakutan seperti ini mendatangkan hukuman? Kita akan melihat beberapa hal yang menyebabkan ketakutan itu menjadi dosa:
Pertama, ketika kita melakukan kesalahan. Setelah Adam dan Hawa jatuh di dalam dosa Allah mencari mereka, seperti kata Alkitab, “Tetapi TUHAN Allah memanggil manusia itu dan berfirman kepadanya: "Di manakah engkau?" Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi” (Kejadian 3:9-10). Manusia pertama itu takut karena mereka telah melakukan kesalahan. Kalau Anda membuat kesalahan dan Anda akan dicekam oleh ketakutan. Satu-satunya cara untuk melawan ketakutan ini adalah berdoa meminta pengampunan Allah. Dan damai sejahtera Allah akan mampu menyingkirkan ketakutan dalam hidup Anda.
Kedua, ketika kita gagal mempercayai janji Allah. Setelah para pengintai itu kembali dari Kanaan, kesepuluh pengintai memberikan info negatif. Tetapi dua pengintai lainnya, Yosua dan Kaleb mengatakan hal yang positif. Mereka berkata, “Hanya, janganlah memberontak kepada TUHAN, dan janganlah takut kepada bangsa negeri itu, sebab mereka akan kita telan habis. Yang melindungi mereka sudah meninggalkan mereka, sedang Tuhan menyertai kita; janganlah takut kepada mereka” (Bilangan 14:9). Ketakutan bangsa Israel karena keragu-raguan akan janji Allah. Kalau Anda tidak percaya akan janji Allah Anda juga akan dicekam ketakutan. Jadilah seperti Yosua dan Kaleb yang teguh memegang perkataan Allah.
Renungan: Anda dicekam ketakutan? Selidikilah sumbernya lalu bereskanlah dengan formula firman Allah. Saya yakin, tak lama lagi Anda akan menjadi orang yang bebas dari belenggu ketakutan. Bila Anda takut, manusia rohani Anda tidak sehat.
No comments:
Post a Comment