Ayat Bacaan : 1 Yohanes 5:1-3; Ulangan 11:1 “Inilah tandanya, bahwa kita mengasihi anak-anak Allah, yaitu apabila kita mengasihi Allah serta melakukan perintah-perintah-Nya” (1 Yohanes 5:2).
Walter Gowans tahu bahwa Allah memanggilnya untuk memberitakan Injil di Sudan. Ia pergi ke sana dan bekerja di tengah-tengah bangsa itu sebab dia tahu bahwa itulah rencana Allah dalam hidupnya. Ibu Walter yang tinggal di Kanada begitu menggelora terhadap perjalanan misi anaknya sampai-sampai ia merasakan seperti ia berada di sisi anaknya itu. Rowland Bingham, salah satu pendiri organisasi misionaris dunia yang disebut dengan “SIM” menuliskan bagaimana ibu Walter telah membawa pengaruh besar dalam hidupnya. Pada suatu kesempatan ia mengunjungi ibu Gowans dan memberikan beberapa benda milik Gowans yang sudah meninggal dunia dalam usia 25 tahun di Sudan. Ibu ini menerimanya lalu untuk beberapa saat dia berdiam. Lalu ia berkata, “Pak Bingham, aku lebih suka Walter pergi ke Sudan dan mati di sana, daripada dia tinggal di sini, tidak mentaati perintah Allahnya.”
Apa yang menyebabkan ibu ini berkata dengan kalimat mengagetkan seperti ini? Hanya kasih kepada Allahnya. Apa yang lebih penting dalam hidup ini daripada ketaatan yang membara untuk melakukan kehendak Allah?
Orang yang mengasihi Allah pasti mau mengikuti perintah-Nya. Perintah yang mana? Bacalah Alkitab dan di sana Anda akan menemukan perintah-perintah-Nya, dan salah satunya yang akan menjadi fokus renungan kita hari ini adalah memberitakan Injil.
Saudara, tidak banyak orang seperti Walter Gowans dan ibunya. Mengapa Walter berangkat ke Sudan meninggalkan negaranya yang jelas-jelas lebih makmur daripada Sudan, belum lagi adanya ancaman-ancaman yang sewaktu-waktu dapat merenggut nyawanya? Hanya satu kata dibalik alasan itu: kasih kepada Allahnya mengalahkan segalanya.
Gereja kekurangan orang-orang seperti ini. Kita mudah sekali menjadi pengecut dan takut memberitakan Injil. Asal beribadah ke gereja saja sudah cukup. Oh itu tidak cukup saudaraku. Semua orang Kristen dipanggil untuk mengabarkan Injil, meskipun tidak semuanya dipanggil menjadi penginjil seperti yang tertera di Efesus 4:11. Tetapi setidak-tidaknya Anda harus menceritakan kasih Allah yang telah terjadi dalam hidup Anda.
Renungan: Ada banyak lagi yang kita nyanyikan di gereja yang mengatakan bahwa kita mengasihi-Nya. Harus ada bukti untuk itu! Seorang wanita yang mendengarkan kalimat cinta dari pacarnya tidak seharusnya percaya sebelum ada bukti dari ucapannya itu. Begitu juga dengan Allah kita. Ia menunggu bukti Anda. Mengasihi Allah berarti juga melakukan perintah-perintah-Nya.
No comments:
Post a Comment