Ayat Bacaan : Wahyu 1: 4-6; Keluaran 24:3-8 “Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya” (Wahyu 1:5b).
Jika diperhatikan korelasi dari kitab Injil (Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes) sampai Wahyu, sangatlah berhubungan sekali - berkaitan antara satu dengan yang lain. Kitab Injil berbicara tentang pengampunan dosa yang telah dilakukan oleh Tuhan kita Yesus Kristus.
Bulan lalu kita memperingati kematian Kristus di kayu salib, hendaklah kita tidak hanya bangga bahwa Ia sudah mengampuni dosa kita oleh darah-Nya, tapi juga kita harus mengetahui bahwa apa makna yang terkandung di dalamnya. Saya tidak meminta Anda untuk belajar Alkitab dengan rumit, tetapi setidaknya Anda harus mengetahui bahwa dibalik pengampunan dosa yang Ia berikan pada kita itu terdapat penderitaan yang sangat dalam, tapi Yesus mau melakukan untuk Anda dan saya!
Di dalam kitab Markus 14:22-24 dikatakan,”……….inilah darahKu, darah perjanjian, yang ditumpahkan bagi banyak orang.” Jadi Injil atau Perjanjian Baru itu didirikan melalui kematian Tuhan Yesus. Jika berbicara tentang darah, berarti bicara tentang sebuah pengorbanan. Dosa manusia tidak dapat terhapus begitu saja, jika tidak dengan darah juga. Oleh karena itu darah yang Tuhan Yesus curahkan, memang sungguh-sungguh masuk merembes dalam hati setiap orang yang percaya kepada-Nya!
Kalau kita sudah mengetahui pengorbanan dan penderitaan yang dalam atas perbuatan-Nya, sekarang apa yang kita berikan pada-Nya untuk membalas pengorbanan-Nya? Apakah dengan perayaan Paskah yang mewah dan besar-besaran, mengundang para artis rohani, lalu dengan pesta tujuh hari tujuh malam? Bukan itu! Tetapi satu-satunya cara untuk membalas pengorbanan-Nya adalah dengan memberi seluruh hidup kita kepada-Nya, yaitu dengan melakukan apa yang diinginkan sesuai dengan Firman-Nya! Bukan hanya kata-kata yang puitis, tetapi tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari!
Paskah di tahun 2016 ini biarlah menjadikan suatu perubahan besar dalam setiap hati kita, untuk lebih mempercayai dalam segala hal, sekalipun keadaan sekeliling kita tidak mendukung tetapi biarlah mata dan hati kita hanya tertuju padanya, dan selalu percaya akan janji-janji-Nya!
Renungan: Dia yang sudah berkorban dengan darahnya, Dia juga yang akan memenuhi segala sesuatu keperluan hidup kita sesuai dengan janji-janji-Nya! Paskah bukan hanya slogan setiap tahun, tetapi Paskah adalah semangat baru untuk semakin mencintai Dia!
No comments:
Post a Comment