Sunday, May 28, 2017

Berikanlah Apresiasi

Ayat Bacaan : Ulangan 31:1-8; Kisah 18:9
“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau” 
(Ulangan 31:3).

Dante Bartiel Rossetti adalah seorang pujangga dan seniman abad ke-19. Suatu hari seorang pria tua mendekatinya. Pria tua itu menunjukkan beberapa sketsa dan lukisan kepadanya, dengan maksud supaya Dante menilainya.

Dante melihat dengan seksama, namun secara jujur harus diakui bahwa tidak ada alasan untuk memberikan pujian atau komentar positif – tidak ada tanda-tanda talenta brilian yang tersembunyi. Namun untuk tidak mengecewakannya, Dante menjelaskan dengan bahasa halus yang sekiranya tidak mengecewakan pak tua tersebut bahwa lukisan itu tanpa nilai dan hanya ada sedikit talenta. Dante meminta maaf dan memang itulah kejujuran yang diungkapkannya.

Pak tua itu terlihat kecewa. Ia pamit pergi sebentar lalu kembali dengan membawa beberapa lukisan lainnya. Apakah karya dari seorang murid sekolah kesenian?

Dante melihatnya lagi, namun kali ini dengan antusias yang tinggi. “Yang ini,” katanya, “Ah.. semuanya bagus sekali. Anak muda yang membuatnya, siapapun dia, pastilah mempunyai talenta yang brilian. Dia seharusnya diberikan dorongan dan apresiasi yang tinggi supaya dia menjadi artis yang hebat. Siapakah seniman muda yang hebat ini? Anakmu?”

“Bukan,” kata pak tua itu. “Ini adalah aku – 40 tahun yang lalu. Jika saja saat itu aku mendengarkan pujian seperti Anda…. Anda lihat kan, aku putus asa dan menyerah terlalu cepat.”

Kadang-kadang pujian dan penghargaan yang membangun itu diperlukan. Bukankah itu juga yang dilakukan Musa kepada penerusnya, Yosua? Musa mengulangi kembali janji-janji Allah tersebut dengan maksud untuk mendorong semangat Yosua supaya ia menyelesaikan tugas yang Allah berikan.

Saudara, dorongan untuk menjadi umat Allah yang sejati diberikan kepada Anda. Jangan takut! Bila janji Allah adalah kemenangan buat Anda, maka itu pasti terjadi. Meskipun kadang untuk sementara waktu Anda seperti berada di daerah kalah. Kepada generasi penerus, kita juga harus mendorong mereka dan memberikan semangat untuk menyelesaikan semua tugas Allah.

Renungan:
Anda mengalami patah semangat? Ah, jangan menjadi seperti pak tua di atas. Karena tidak ada dorongan ia menjadi mudah putus asa. Sekarang Allah mendorong Anda untuk
MAJU DAN TAKLUKKAN KANAAN!

Berikanlah apresiasi kepada yang patut menerimanya.

No comments:

Post a Comment