Ayat Bacaan : Yosua 12:1-24; Efesus 6:12
“Inilah raja-raja negeri yang dikalahkan oleh orang Israel dan yang negerinya diduduki mereka di seberang Yordan ke arah matahari terbit, dari sungai Arnon sampai gunung Hermon, serta seluruh Araba-Yordan ke arah timur”
(Yosua 12:1).
Allah itu sungguh ajaib. Bagaimana tidak? Orang Israel yang tidak punya pengalaman dalam militer tetapi berhasil mengalahkan musuh-musuhnya yang begitu banyak dan kuat-kuat. Dan orang Israel sendiri mau tidak mau harus mengerti tentang militer dan siap untuk berperang dengan musuh-musuhnya.
Anda juga disiapkan untuk berperang dan bertahan menghadapi musuh. Saya tidak berbicara mengenai peperangan secara fisik, tetapi peperangan untuk mempertahankan iman dan bertahan di tengah persoalan. Bukankah setiap orang wajib masuk dalam peperangan ini?
Tidak peduli apakah Anda hanyalah rakyat jelata ataukah golongan bangsawan, semuanya harus terlibat dalam pergumulan hidup. Adakah manusia yang tidak mempunyai masalah? Adakah manusia yang bebas dari persoalan? Tidak ada, bukan?
Siapa yang melatih bangsa Israel sehingga mereka menjadi bangsa yang perkasa? Allah sendiri. Allah berada dibalik kemenangan mereka dengan syarat bangsa itu menjaga hukum Allah dengan setia.
Mau tidak mau kita juga dilatih untuk berperang di medan perang. Hidup itu memang perjuangan. Orang yang sadar akan hal ini tidak akan mudah menyerah menghadapi tantangan hidup. Jadi kita harus lebih lagi menjadi tangguh dalam setiap pergumulan.
Jadi Anda lihat bangsa Israel yang tidak pernah dilatih untuk berperang dan mungkin tidak pernah berpikir untuk melakukannya, ternyata mereka harus siap sedia melakukannya. Peperangan bukanlah tamasya atau piknik. Peperangan bukan juga menikmati alam nan permai. Peperangan adalah darah dan air mata. Tetapi sekali lagi kita melihat deretan kemenangan yang diraih oleh bangsa Israel dalam daftar kemenangan di sini.
Kita ditentukan untuk menang. Allah memberikan rambu-rambu di dalam Alkitab supaya kita berhati-hati. Dan bila kita melakukannya, maka kemenangan adalah cerita sehari-hari dalam hidup Anda.
Renungan:
Tidak ada hidup yang nyaman. Yang ada adalah perjuangan dan pergumulan. Tetapi Anda bersama dengan Allah. Peperangan ini menjadi nyaman sebab Allah membela kita.
Peperangan bersama Allah adalah peperangan yang sudah diketahui siapa pemenangnya.
No comments:
Post a Comment