Ayat Bacaan : Yosua 13:1-7; 1 Petrus 5:8
“Setelah Yosua menjadi tua dan lanjut umurnya, berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Engkau telah tua dan lanjut umur, dan dari negeri ini masih amat banyak yang belum diduduki”
(Yosua 13:1).
Kita tidak meragukan kemampuan Yosua sebagai komandan pasukan Israel. Dan kita tahu juga bagaimana kepahlawanannya menunjukkan bahwa dia adalah seorang pemimpin yang patut diacungi jempol. Tetapi kita harus tahu juga bahwa peperangan melawan penduduk Kanaan bukanlah pertempuran yang singkat, melainkan panjang dan meletihkan. Bahkan sampai Yosua menjadi tua – mungkin sekitar 100 tahun – masih banyak daerah yang belum diduduki.
Di daerah-daerah yang belum diduduki itu akan banyak menimbulkan masalah di kemudian hari. Misalnya, Gaza – tempat Samson kehilangan penglihatannya, Gat – tempat lahir Goliat, dan Asdod – pusat penyembahan berhala Dagon. Karena perjuangan yang masih panjang itu, akhirnya kita juga mendengarkan kisah-kisah kejatuhan anak-anak Tuhan.
Anda percaya kalau hidup itu adalah sebuah perjuangan dan peperangan. Sebagian di antara mereka menyerah dan akhirnya kalah. Tetapi sebagian lagi keluar sebagai pemenang dengan gilang-gemilang. Dan ingat, Anda berhadapan dengan musuh-musuh yang setiap saat dapat membahayakan diri Anda.
Saya teringat bagaimana Simson yang gagah perkasa dapat dipecundangi oleh seorang wanita cantik bernama Delila. Menghadapi tentara Filistin yang sedemikian banyaknya tidaklah menyurutkan nyali Simson. Sudah begitu banyak musuh yang dihancurkan. Tetapi dia lupa bahwa Delila, wanita yang dicintainya itu adalah antek Filistin. Apakah Simson menyadarinya? Tidak sama sekali! Dia mungkin tidak menyangka bahwa Delila yang selalu berlaku manis itu sedang mencari kesempatan untuk menghancurkan hidupnya. Dan dia berhasil.
Saudara, kita sadar bahwa iblis adalah singa yang mengaum-aum, tetapi toh masih banyak juga anak-anak Tuhan yang tidak waspada dan akhirnya masuk ke dalam perangkapnya. Ingat, iblis tidak kenal lelah memburu Anda. Iblis tidak pernah merasa letih memasang jebakan buat Anda. Tetapi kalau hidup Anda berada dalam terang firman Tuhan, maka segala siasat iblis itu akan terlihat jelas, dan Anda dapat menghindarinya.
Renungan:
Perjuangan kita masih panjang. Jangan anggap bahwa Anda sudah selesai melakukan tugas-tugas Anda. Siaga selalu dan waspadalah, itulah sikap yang bijak.
Musuh yang tidak pernah menyerah adalah iblis.
No comments:
Post a Comment