Wednesday, June 14, 2017

Masuk Dalam Strategi Allah

Ayat Bacaan : Yosua 8:1-29; Roma 8:31
“Kemudian berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Janganlah takut dan janganlah tawar hati; bawalah seluruh tentara dan bersiaplah, majulah ke Ai. Ketahuilah, Aku serahkan kepadamu raja negeri  Ai, rakyatnya, kotanya dan negerinya…. " 
(Yosua 8:1,2).

Salah satu hal penting di dalam sebuah peperangan adalah strategi. Mengapa demikian? Sebab di dalam strategi dan taktik perang bisa ditentukan kira-kira langkah apa yang harus diambil dan jenis perang apa yang harus dilakukan. Di dalam renungan kita kali ini kita akan melihat bagaimana Yosua masuk ke dalam strategi Allah. 

Orang Ai adalah musuh kuat yang dihadapi bangsa Israel, mereka memiliki pertahanan yang cukup kuat sehingga hal ini membuat gentar bangsa Israel. Menghadapi kondisi itu Yosua takut dan gentar, namun Tuhan meneguhkan Yosua:  “jangan takut dan jangan tawar hati.” Allah menyuruh Yosua membawa seluruh tentaranya dan bersiap maju menghadapi orang Ai. Ia mempunyai strategi untuk Yosua dan pasukannya. Suatu strategi yang tidak terduga sebelumnya. 

Yosua tidak bertanya strategi model apa yang harus dilakukan, tetapi ia hanya melakukan perintah Allah. Ketika Allah berkata: “Aku serahkan kepadamu raja negeri  Ai. Suruhlah orang bersembunyi di belakang kota itu”,  Yosua segera melakukan tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya.  

Sementara itu orang Ai merasa di atas angin, mereka yakin pasti bisa mengalah orang Israel, sehingga ketika dilihat bangsa Israel ada di seberang, semua orang yang ada di kota dikerahkan untuk mengejar orang Israel (Yosua 8:16). Namun mereka tidak mengerti itu hanya sebuah strategi. Yosua dan pasukannya pura-pura mengalah, sehingga   mereka mengejar Yosua, dan mereka makin jauh terpancing keluar dari kota. Setelah itu berfirmanlah Tuhan kepada Yosua: "Acungkanlah lembing yang ada di tanganmu ke arah Ai, sebab Aku menyerahkan kota itu ke dalam tanganmu." Maka Yosua mengacungkan lembing yang di tangannya ke arah kota itu (ayat 18). Dan itu adalah komando bahwa pasukan yang tersembunyi di belakang kota harus menyerbu kota. Saudara kita bisa perhatikan, dunia boleh memiliki strategi secanggih apapun, tetapi Allah sanggup merobohkannya. 

Yosua dan bangsa Israel masuk ke dalam strategi Allah, mereka mengandalkan Allah. Setiap melangkah, mereka tunduk kepada komando Allah. Kalau saat ini kita sedang menghadapi persoalan masuklah dalam strategi Allah, andalkan Tuhan saja pasti ada kemenangan.


Renungan:
Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? (Roma 8:31).      

Strategi Allah mengalahkan segala macam strategi dan taktik  dunia.

No comments:

Post a Comment