Wednesday, March 4, 2015

Ditentukan Dalam Kekekalan


Ayat bacaan : Efesus 1:4-6; Yeremia 29:11

”Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya” (Efesus 1:4)

Sebelum dunia dan segala ciptaan dijadikan, siapa yang pertama kali ada? ALLAH! Hanya Allah saja! Tidak ada yang lain. Segala rancangan dan rencana Allah bagi hidup kita telah dibuat-Nya sebelum segala sesuatunya ada. Artinya dalam kekekalan Allah telah merancang hidup kita. Sebelum iblis itu ada, Allah telah memilih kita. Sebelum penyakit, kemiskinan dan rumah itu ada, Allah telah memberikan kesembuhan, Allah telah memberkati kita, Allah telah menyediakan rumah bagi kita. Sebelum segala sesuatunya ada bahkan sebelum kita ada, dalam kekekalan Allah telah menyiapkan segala sesuatu yang kita butuhkan.

Sekarang kita telah ada di dalam dunia dan ada di dalam Kristus, apa yang harus kita lakukan? Hidup menurut apa yang Allah telah rancang bagi kita sebelum dunia ini ada. Bila Allah telah memilih kita sebelum dunia ini dijadikan maka hiduplah sebagai orang pilihan Allah yang telah dipisahkan dari dunia ini bagi maksud dan rencana-Nya. Bila Allah telah menjadikan kita sebagai anak-anak-Nya sebelum dunia ini dijadikan, hiduplah sebagai anak-anak Allah yang memiliki sifat dan karakter Bapa surgawi. Bila sebelum dunia ini dijadikan, Allah telah merancang hidup kita sehat dan makmur, hiduplah dalam kesehatan dan kemakmuran Allah seperti dalam Firman-Nya. Sebab semua rancangan Allah bagi hidup kita ada di dalam Firman-Nya. Oleh sebab itu bila hidup Anda tidak sesuai dengan rancangan Allah yang Dia dibuat dalam kekekalan, tolak dalam nama Tuhan Yesus! Berjalan dalam rencana-Nya saja. Jangan pernah hidup menurut dunia ini sebab ujung-nya adalah kematian, tetapi rancangan Allah adalah hidup dan damai sejahtera. Sekarang ada satu pertanyaan yang harus dijawab: mengapa Allah membuat rencana-Nya bagi kita sebelum dunia ini dijadikan? Supaya tak seorangpun [termasuk di dalamnya adalah iblis] bisa mengubah apa yang Allah telah buat dalam kekekalan sehingga kita bisa berpegang teguh pada rencana kekal Allah.

Seburuk apapun keadaan yang kita hadapi dan seberat apapun tantangan dan cobaan yang menimpa kita semuanya itu tidak akan bisa mengubah rencana Allah atas hidup kita. Oleh sebab itu tetaplah berpegang pada janji-janji-Nya saja. Dengan kata lain rencana Allah sebenarnya adalah nasib kita. Namun bukan nasib seperti yang dipercayai oleh dunia ini yaitu nasib yang tidak menentu, tetapi nasib yang pasti dan mulia. Haleluya!!!

Renungan: 
Bila nasib Anda tidak sinkron dengan Firman Allah, sinkronkan sekarang maka nasib Anda akan pasti dan mulia. 

Pilihan kita hari ini akan menentukan nasib kita sesuai dengan kekekalan.

No comments:

Post a Comment