Friday, January 5, 2018

Nyalakan Api !

Ayat Bacaan : 2 Raja-Raja 23:1-35; Roma 12:11
“Sebelum dia tidak ada raja seperti dia yang berbalik kepada TUHAN dengan segenap hatinya, dengan segenap jiwanya dan dengan segenap kekuatannya, sesuai dengan segala Taurat Musa; dan sesudah dia tidak ada bangkit lagi yang seperti dia”
(2 Raja-Raja 23:25).

Apa arti kebangunan rohani bagi kita? Pernahkah kita mendambakan kebangunan rohani? Masih adakah kerinduan akan kebangunan rohani dalam hati kita? Bila di dalam hati kita tidak tampak setitik kerinduan akan kebangunan rohani, berarti kita hanyalah orang Kristen yang tidak membutuhkan lawatan Allah. Kita hanya puas dengan keadaan rohani kita saat ini. Itu tandanya kita hidup dalam kesuaman – tidak ada nyala api dalam diri kita.

Hampir semua raja Israel dan Yehuda mengecewakan hati Allah, kecuali beberapa raja dan salah satunya adalah Yosia. Hebat, di tengah dosa dan penyembahan berhala menggaet popularitas di kalangan umat Allah, Yosia berani tampil berlawanan arah – melawan tradisi yang dilakukan nenek moyangnya. Tetapi itulah awal dari kebangunan rohani. Kita tidak bisa memulai sebuah kebangunan rohani kalau tidak melakukan konfrontasi secara frontal terhadap dosa-dosa yang tersembunyi maupun terbuka.

Acungan jempol patut diberikan kepada Yosia. Dia mencoba melakukan segala upaya untuk mengembalikan supremasi hukum Allah di tengah umat Allah. Terlepas dari murka Allah yang tidak dapat dijauhkan dari Yehuda (ay. 26), Yosia bisa dianggap berhasil mengembalikan martabat hukum Allah.

Bagaimana kondisi gereja sekarang ini? Apakah ada kemajuan atau malahan kemunduran? Ataukah kita hanya terpaku dan puas dengan keadaan sekarang ini? Jangan menjadi orang Kristen tanpa api! Kita semua harus kembali lagi mendobrak tradisi lama yang hanya meninabobokan orang Kristen. Api penginjilan harus dinyalakan lagi. Api pertobatan harus dinyalakan lagi. Api pengampunan harus dinyalalakan lagi. Api kekudusan harus dinyalakan lagi. Tanpa api, kita hanyalah menjadi manusia tanpa membawa dampak bagi dunia ini.


Renungan:
Raja Yosia memberikan contoh yang baik kepada kita. Dia mengajak kita untuk kembali menyalakan api kebangunan rohani. Permalukan iblis dengan menyalanya api kebangkitan dalam gereja kita.


Tanpa api, gereja menjadi beku.

No comments:

Post a Comment