Wednesday, August 5, 2015

Paling Dicemburui



Ayat bacaan : 1 Timotius 6:6, 7; Amsal 30:8, 9 

Sebab kita tidak membawa sesuatu apa ke dalam dunia dan kitapun tidak dapat membawa apa-apa ke luar” 
(1 Timotius 6:7).

“Tuan adalah orang paling dicemburui yang aku tahu,” kata seorang muda kepada seorang miliarder. “Mengapa?” tanya balik si miliarder. “Sepertinya tidak ada yang perlu dicemburui pada diri saya.” “Lihat saja. Tuan adalah seorang miliarder. Pikirkan dengan uang melimpah yang tuan terima setiap bulannya.” “Oh ya? Perlu Kau ketahui. Aku makan tidak melebihi takaran dari seorang manusia. Aku juga berpakaian dengan baju dengan ukuran yang proporsional sebagaimana orang lain. Bahkan Kau pun dapat melakukannya,” kata si miliarder. “Namun pikirkan lagi dengan rumah yang banyak yang Tuan miliki dan rumah-rumah yang Tuan sewakan,” kata si pemuda.

“Ya, tapi apa gunanya? Toh saya tinggal hanya pada satu rumah dan bila saya membangun rumah untuk saya sewakan, orang lain juga yang menempatinya.” Setelah beberapa saat terlibat dalam diskusi, orang kaya itu akhirnya berkata, “Aku mau beritahukan kepadamu. Semakin Kau tidak mengingini apa-apa, semakin Kau berbahagia. Seluruh kekayaanku tidak dapat mengembalikan aku pada masa mudaku dan tidak dapat menghalangiku terbaring dalam kubur. Dan memang tidak lama lagi aku akan mati dan berbaring di dalam kubur bersama-sama dengan yang lainnya.” Tepatlah bila dikatakan bahwa kita datang ke bumi ini dengan telanjang dan kembali juga tidak membawa apa-apa. Lalu untuk apa manusia begitu mati-matian menyimpan hartanya di bumi ini?

Yesus berkata, “Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya. Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya” (Matius 6:19-20). Yesus tidak bermaksud mengusik ambisi Anda untuk berkarir di bidang sekuler. Hanya saja janganlah mempertaruhkan hidup Anda sepenuhnya hanya untuk mengumpulkan harta Anda di bumi ini. Yesus memberikan alternatif yang jauh lebih baik: mengumpulkan harta di surga! Sebab di surga kelak, harta yang Anda kumpulkan selama di bumi ini tidak dapat susut, dan tidak dapat juga ditambahi. Karena itu apa yang Anda lakukan di sini akan menentukan kekekalan Anda.

Renungan: 
Terimalah kenyataan bahwa Anda adalah manusia fana. Rumah, mobil, berlian, dan harta Anda yang indah-indah tidak akan Anda bawa kelak bila Anda mati. Yang perlu dipikirkan adalah bagaimana caranya Anda mempunyai “bekal” di surga kelak. 
Orang yang mengumpulkan harta di surga adalah orang yang paling bijak.

No comments:

Post a Comment