Ayat Bacaan : 1 Petrus 4:10, 11; Yesaya 42:8 “Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah” (1 Petrus 4:10).
Setiap orang pasti mempunyai karunia yang berbeda-beda. Firman Tuhan berkata, “Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus” (Efesus 4:7). Tidak peduli apakah Anda pria atau wanita, tua atau muda, miskin atau kaya, semua orang mendapatkan karunia untuk membangun tubuh Kristus. Memang ada yang dipercaya dengan karunia yang orang anggap “istimewa”, tetapi juga ada yang “biasa-biasa” saja. Tetapi semuanya itu digunakan untuk kemuliaan Tuhan dan untuk melayani sesama. Perhatikan ayat berikutnya (I Petrus 4:11) yang mengatakan, “…… baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin.”
Perhatikan! Semua karunia dan kemampuan itu harus dikembalikan untuk kemuliaan Allah. Kalau ada orang yang menggunakan karunia untuk kemuliaan dirinya sendiri itu berarti menghina Pemberi karunia. Jadi berjaga-jagalah supaya jangan Anda tergelincir ketika manusia meluncurkan pujian kepada Anda. Kalau mereka melakukannya, tunduklah kepala Anda dan katakan, “Tuhan semua pujian itu untuk Engkau saja. Buatlah diriku kosong supaya Engkau saja yang memenuhi hidupku.”
Saya senang sekali dengan perkataan Yohanes Pembaptis mengenai Yesus, “Ia [Yesus] harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil” (Yohanes 3:30). Yohanes mempunyai kesempatan untuk mempopulerkan dirinya sendiri, tetapi itu tidak dilakukannya. Ia sadar bahwa ia cuma jongos saja, sedangkan Yesus adalah Tuannya. Ia tidak berani bertindak kurang ajar dengan meninggikan dirinya melebihi Tuannya. Bukankah kita semua juga seharusnya melakukan hal yang sama?
Masalah yang tidak kalah seriusnya adalah orang-orang Kristen yang merasa tidak mempunyai karunia apa-apa. Tetapi saya mau katakan kepada Anda, apabila Anda dapat membuat orang lain tersenyum, berarti Anda mendapatkan karunia untuk membuat orang lain gembira. Dan ini juga berasal dari Allah. Gunakanlah supaya nama Allah dimuliakan.
Renungan: Tidak ada karunia yang rendah dan tinggi. Semuanya baik dan Tuhanlah yang memberikan. Kalau Anda setia maka Tuhan juga akan memberikan tanggung jawab yang lebih besar kepada Anda. Melalui karunia yang Allah berikan, Anda diberi kesempatan memuliakan Dia. Karunia adalah pemberian Tuhan dan untuk kemuliaan-Nya saja.
No comments:
Post a Comment