Ayat Bacaan : Yohanes 1:1-4; Mazmur 42:2 ”Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau baik-baik [makmur] dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu baik-baik [makmur] saja” (3 Yohanes 1:2).
Siapa yang tidak ingin makmur? Siapa yang tidak ingin sehat? Semua orang pasti menginginkannya. Tetapi pertanyaannya adalah dari mana kehidupan yang makmur dan sehat itu dimulai. Dan apakah yang disebut dengan makmur itu? Apakah dengan memiliki harta dan uang banyak baru dikatakan makmur? Itu adalah kemakmuran versi di luar Alkitab. Kemudian kemakmuran versi Alkitab itu bagaimana?
Kata makmur dalam bahasa Yunani euodoo berasal dari kata eu artinya ”baik” dan hodos artinya ”sebuah jalan.” Jadi ”makmur” artinya ”memiliki satu perjalanan yang makmur [baik].” Makmur berarti perjalanan hidup Anda berjalan seperti yang Tuhan inginkan.
Yohanes menulis sebelum kita makmur secara materi dan sehat secara fisik terlebih dahulu jiwa kita harus makmur. Penting sekali memiliki jiwa yang makmur dan sehat. Sebab keadaan jiwa seseorang akan mempengaruhi keberadaan orang tersebut. ”For as he thinketh in his heart, so is he...[karena seperti yang dia pikirkan di dalam hatinya, demikianlah dia....]” (KJV, Amsal 23:7). Sebab di dalam jiwa ada pikiran, perasaan dan emosi. Bila kita terus berpikir kita gagal maka perjalanan hidup kita akan gagal. Sebab pikiran tersebut akan membentuk citra diri kita dan akan mempengaruhi tindakan kita yang pada akhirnya perjalanan bisnis kita gagal, rumah tangga kita gagal dan masa depan kita menjadi berantakan. Kegagalan tersebut datang di mulai dari jiwa yang tidak makmur.
Atau karena ada sedikit benjolan di leher yang sebenarnya hanya jerawat biasa tetapi karena kita terus berpikir dan takut jangan-jangan itu adalah kanker maka kanker itu datang juga. Dan akhirnya tubuhnya digerogoti penyakit yang ganas tersebut. Penyakit itu datang dimulai dari jiwa yang tidak makmur.
Jiwa kita pintu masuknya segala sesuatu dalam hidup kita apakah itu kegagalan atau kesuksesan, sehat atau sakit, makmur atau tidak makmur.
Renungan: Agar jiwa kita makmur hanya ada satu cara yaitu perbaharui pikiran Anda dengan firman Allah. Renungkanlah firman Tuhan siang dalam malam. Bukan hanya sekedar berpikiran positif. Sebab pikiran positif belum tentu sesuai dengan firman Tuhan. Tetapi firman Tuhan pasti selalu positif. Firman Tuhan akan membentuk pikiran, citra diri kita dan prilaku kita sesuai dengan pikiran dan rencana Allah. Kita tahu Allah tidak pernah gagal kita pun tidak akan gagal bila menaruh pikiran Kristus dalam jiwa kita. Makmurkan jiwa Anda terlebih dahulu dengan firman Allah maka tubuh dan hidup Anda juga akan makmur dan sehat. Di mana ada jiwa yang makmur di situ terdapat kehidupan yang makmur pula.
No comments:
Post a Comment