Ayat Bacaan : “Anak-anakku, waspadalah terhadap segala berhala” (1 Yohanes 5:21).
Pesona F4 sungguh luar biasa. Tua, muda, kaya, miskin, dan tidak peduli dari status sosial mana saja, semuanya menggandrungi para bintang Meteror Garden (F4). Konser mereka di Jakarta beberapa tahun yang lalu dijubeli dengan penonton. Sebagian dari mereka begitu histeris melihat bintang pujaannya tampil di panggung. Awas, mengidolakan bintang bisa menjadi berhala yang membahayakan!
Definisi “berhala” tidak hanya berkaitan dengan patung dari logam, kayu, atau tanah liat. Setiap obyek (termasuk manusia) bila ditempatkan melebihi Allah, itu adalah berhala. Karena itulah mengapa saya katakan bila Anda mengagumi seorang bintang jangan sampai kebablasan. Biasa-biasa saja dan tidak perlu bertindak berlebihan. Kagumi saja talenta mereka, itu sudah cukup.
Baris pertama dalam 10 perintah Tuhan adalah: “Jangan ada padamu allah lain di hadapan-Ku” (Keluaran 20:1). Dia adalah Allah yang cemburuan, dalam arti hanya Dia satu-satunya Allah di jagad ini yang patut disembah. Dan memang wajib bagi semua makhluk untuk menyembah Allah yang benar. Karena itulah perintah ini ditempatkan dalam baris pertama dari daftar Sepuluh Perintah itu.
Ada juga beberapa kasus di mana seorang suami atau istri mengidolakan pasangannya, sampai-sampai pasangannya itu menjadi berhala. Mungkin Anda tertawa, tetapi hal ini bisa terjadi. Atau orang tua yang mengidolakan anak-anaknya atau anak-anak mengidolakan ayah atau ibunya. Yang paling lucu ada orang yang mengidolakan mobilnya. Setiap hari mobilnya dibelai dengan penuh kasih, padahal istrinya tidak pernah dibelai. Suatu saat, tanpa sengaja istrinya menabrakkan mobilnya, dan terdapat goresan kecil di bemper depan. Selanjutnya yang terjadi, suaminya marah bukan main dan istrinya dijadikan sansak hidup.
Jangan ada berhala dalam hidup kita. Tempatkan Allah yang terutama dalam hati kita. Bila ini yang Anda lakukan, maka Anda akan menikmati sukacita yang luar biasa, sebab Anda memprioritaskan Allah.
Renungan: Tidak ada yang lebih besar dari Allah. Tidak ada yang patut dimuliakan kecuali Allah kita di dalam Yesus. Persilakan Dia duduk di dalam takhta hati Anda yang tertinggi, dan pastikan tidak ada berhala lain di sampingnya. Seperti zaman dahulu berhala menjadi peretak hubungan manusia dengan Allah, demikian juga dengan zaman sekarang.
No comments:
Post a Comment