Ayat Bacaan : Yudas 1:22-23; 1 Tawarikh 16:23, 24 “Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang ragu-ragu, selamatkanlah mereka dengan jalan merampas mereka dari api…..” (Yudas 1:22, 23).
Seorang anak kecil yang tinggal di tepi pantai setiap hari pergi ke pantai lalu memunguti bintang laut dan melemparkannya kembali ke lautan. Suatu hari datanglah badai besar lalu menyapu ribuan bintang laut ke tepi pantai. Seperti biasanya anak ini lalu memunguti bintang laut itu dan mengembalikannya ke lautan.
Ada orang yang memperhatikan perilaku anak ini lalu bertanya, “Mengapa kau memunguti bintang laut – bintang laut itu? Ada begitu banyak yang terdampar di tepi pantai ini, perbuatanmu itu tidak akan ada artinya?”
Anak ini lalu mengambil sebuah bintang laut, sambil memandang ke arah orang tersebut ia berkata, “Bagi yang ini ada artinya.” Lalu ia melemparkannya kembali ke laut. Dan ia memunguti yang lainnya lagi dan berkata, “Aku akan membuat perbedaan.”
Kita mengira bahwa bersaksi tidak ada artinya terhadap satu jiwa, sedangkan pada saat yang sama ribuan orang meninggal tanpa mengenal Kristus. Akhirnya kita menjadi patah semangat dan mengabaikan perintah Tuhan supaya kita memenangkan jiwa.
Suatu saat kelak Anda akan terkejut bila sahabat karib Anda berkata kepada Anda dari neraka, ”Mengapa kau tidak pernah memberitakan Injil kepadaku? Mengapa kau bungkam dan sama sekali tidak menceritakan kasih Kristus kepadaku?”
Salah satu pujian Daud seperti ini, “Bernyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi, kabarkanlah keselamatan yang dari pada-Nya dari hari ke hari. Ceritakanlah kemuliaan-Nya di antara bangsa-bangsa dan perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib di antara segala suku bangsa” (1 Tawarikh 16:23, 24). Keselamatan seharusnya diberitakan dari hari ke hari, dan ini berarti setiap hari kita wajib memberitakan keselamatan dari Allah. Karena Yesus adalah keselamatan kita, maka kita wajib memberitakan kehidupan Yesus dan kasih-Nya kepada mereka yang terhilang.
Gereja yang tidak mempunyai misi dalam programnya, maka itu berarti mengabaikan perintah agung Yesus. Lebih parah lagi bila jemaat Tuhan tidak mau memberitakan Injil, maka tidak ada buah yang dihasilkan. Kita tidak akan melihat jiwa-jiwa baru dalam gedung gereja. Jemaatnya ya itu-itu saja!
Renungan: Marilah kita kobarkan lagi semangat penginjilan. Berita keselamatan yang Anda sampaikan akan membuat perbedaan bagi yang mendengar dan menanggapinya. Memang masih ada milyaran manusia yang belum mau menerima Kristus, tetapi satu jiwa saja yang Anda menangkan, maka itu cukup untuk membuat penghuni surgawi bersorak-sorai. Milyaran manusia mencari jalan keselamatan, celakanya tidak ada yang memberitahukan Jalan itu..
No comments:
Post a Comment