Ayat Bacaan : Yudas 1:8-10; Yehezkiel 20:27 “Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan” (Yudas 1:10).
Menanggapi kenaikkan kebutuhan hidup maka beberapa elemen masyarakat dan mahasiswa mengadakan demo besar-besaran dengan harapan pemerintah mencabut atau setidak-tidaknya menunda keputusan tersebut. Terlepas dari berhasil atau tidaknya demo tersebut, apa yang dikerjakan oleh mahasiswa dan beberapa elemen masyarakat itu bisa dibenarkan sebagai reaksi dari sebuah keputusasaan. Namun ada beberapa hal yang patut disayangkan di dalam aksi itu, sebab ada beberapa oknum yang mengatakan kata-kata hujatan. Bahkan dibeberapa tempat aksi sosial itu mulai berubah ke arah anarki. Ada satu hal yang perlu digarisbawahi di dalam beberapa kasus demonstrasi di dunia ini, yaitu kata-kata hujatan. Kata-kata ini kadang cukup mendominasi setiap kali ada aksi demonstrasi, hal ini dimaksudkan untuk menjatuhkan orang atau kelompok-kelompok yang sedang didiskriditkan, dan tidak jarang di dalam mengungkapkannya beberapa orang sangat bernafsu dan emosional.
Lalu bagaimana firman Tuhan menjelaskan tentang hujatan? Di dalam Yudas ayat 8-10 diungkapkan tentang hujatan atau “speak evil”. Nampak di dalam surat ini “hujatan” adalah kata-kata yang jahat, yang saat itu diungkapkan oleh orang-orang fasik yang menyalahgunakan kasih karunia Allah. Mereka melampiaskan hawa nafsu mereka dan mengingkari Tuhan Yesus Kristus. Mereka mencemarkan tubuh mereka dengan percabulan, mereka menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang di sorga, mereka adalah orang-orang yang sudah mengenal Allah, tetapi mereka lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah (2 Timotius 3:4; bnd. 2 Petrus 2:10-22). Nafsu jahat di dalam diri orang percaya harus dipatahkan, egoisme harus ditinggalkan, mementingkan diri sendiri harus dikikis sebab dari sinilah kadang munculnya hujatan, pertama memang kepada manusia, tetapi setelah terpancing pasti akan menghujat Tuhan. Apa kategori paling ringan menghujat Tuhan atau menyangkal Tuhan? Jawabannya ialah tidak melakukan firman Tuhan.
Renungan: “Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin” (1 Petrus 4:11). Bibir orang benar menggembalakan banyak orang.
No comments:
Post a Comment