Wednesday, May 18, 2016

Pengukuran Untuk Mendidik

Ayat Bacaan : Wahyu 11:1-3; Yehezkiel 20:37 “Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya” (Wahyu 11:1).

Menurut Dake’s Annotated reference Bible, yang dimaksud dengan ‘mengukur Bait Suci’ bukanlah berarti membangun Bait Suci, melainkan pengukuran untuk menghajar atau mendidik. Dake’s memberikan referensi lain di 2 Samuel 7:14; Mazmur 2:9; Mazmur 89:32; Yesaya 11:4; Ratapan 2:8; Yehezkiel 20:37; 1 Korintus 4:21.

Dan pengukuran itu hanya dilakukan pada bagian dalam sedangkan bagian luarnya diabaikan. Ini berbicara mengenai orang-orang Kristen yang sungguh-sungguh dan hidup di dalam kebenaran sedangkan mereka yang berada di halaman adalah mereka yang masih hidup di dalam dosa. Inilah Kristen daging yang masih hidup di dalam hawa nafsunya.

Orang yang menjadi milik Allah pasti akan mendapatkan didikan. Perkataan Allah melalui Nabi Yehezkiel, “Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu” (Yehezkiel 20:37). Tongkat gembala bukan sekedar sebagai hiasan atau alat untuk menghalau binatang liar, tetapi untuk untuk “mendidik” domba-domba yang nakal.

Anda yang berpengalaman sebagai orang tua pasti tahu apa artinya mendidik anak-anak. Kadang didikan itu lembut, tetapi juga tidak jarang keras. Dan tentunya itu semua dilakukan dengan kasih supaya anak-anak Anda hidup di dalam kebenaran. Penulis Ibrani berkata demikian, “Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya” (Ibrani 12:10). Bila Tuhan sayang kepada kita Ia tidak akan segan menegur kita; Ia tidak akan segan memarahi kita; Ia tidak akan segan mengulurkan tongkatnya untuk menghajar kita dengan lembut. 

Bila Anda merasa saat ini Tuhan sedang mendisiplinkan Anda, bersyukurlah meskipun untuk sesaat Anda harus menghadapi masalah. Itu berarti Anda sedang diproses supaya kotoran-kotoran yang melekat pada diri Anda dapat disingkirkan.

Renungan: Ada masanya Allah mendidik kita dan ada pada masanya juga Allah akan melepaskan kita. Bila dirasa Anda terlalu bebal dan bengal seperti bangsa Israel untuk dididik, maka Dia akan melepaskan Anda. Karena itu bila Allah sedang mendidik Anda bertobatlah dan ikuti segala instruksi-Nya.

Anak-anak kesayangan Allah pastilah tidak lepas dari didikan dengan pukulan rotan.

No comments:

Post a Comment