Ayat Bacaan : Ulangan 32:44-47; Matius 28:19-20
“Sebab perkataan ini bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu, dan dengan perkataan ini akan lanjut umurmu di tanah, ke mana kamu pergi, menyeberangi sungai Yordan untuk mendudukinya”
(Ulangan 32:47)
Biasanya perkataan terakhir orang yang akan meninggal dunia itu menjadi perkataan yang bernilai pesan atau wasiat. Dan perkataannya menjadi kesimpulan akhir dari semua yang dia pernah lakukan selama di bumi ini.
Ambil contoh saja perkataan Yesus saat Dia hendak meninggalkan bumi. Dia memberikan satu wasiat terkahir “….pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Matius 28:19-20).
Demikian juga dengan Musa, sebelum dia meninggalkan dunia ini dia menyampaikan perkataan penting terakhir bagi bangsa Isarel. “Perhatikanlah segala perkataan yang kuperingatkan kepadamu pada hari ini, supaya kamu memerintahkannya kepada anak-anakmu untuk melakukan dengan setia segala perkataan hukum Taurat ini.” Mengapa?
Ada 2 alasan mengapa Musa berkata seperti itu. Pertama, karena “….perkataan ini [firman Tuhan yang telah diucapkan Musa] bukanlah perkataan hampa bagimu, tetapi itulah hidupmu…” Itu berarti bangsa Israel tanpa firman Tuhan tidak akan pernah bisa hidup menjadi satu bangsa atau individu. Sebab selama ini firman Tuhan-lah yang membuat bangsa Israel menang dan memiliki tanah perjanjian. Bukankah ada firman Tuhan yang mengatakan ”…bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.”?
Alasan kedua adalah karena “…dengan perkataan ini firman Tuhan yang diucapkan Musa akan [membuat] lanjut umurmu di tanah [perjanjian]...” Hidup menurut firman Tuhan akan membuat bangsa Israel terpelihara dengan baik, tidak kekurangan sesuatupun. Membuat mereka hidup dalam damai sejahtera ilahi senantiasa. Keadaan demikian memungkinkan bagi tubuh jasmani menjadi berfungsi dengan baik dan normal sehingga membuat tubuh tidak sakit-sakitan atau terserang penyakit yang pada akhirnya mati muda.
Renungan:
Bagaimana dengan diri Anda hari ini? Apakah firman Tuhan telah menjadi makanan Anda? Apakah firman Tuhan telah menjadi kehidupan Anda? Dan apakah Anda ingin menikmati umur-umur hidup yang tidak sakit-sakitan? Apakah Anda ingin tidak mati muda? Hiduplah dengan dan makanlah firman Tuhan.
Obat menjadi berfungsi saat diminum, firman Tuhan akan berguna saat dilakukan.
No comments:
Post a Comment