Friday, September 22, 2017

Ikutilah Gembala Yang Baik

Ayat Bacaan : 2 Samuel 2:8-3:1; Yohanes 10:11“Abner bin Ner, panglima Saul, telah mengambil Isyboset, anak Saul, dan membawanya ke Mahanaim serta menjadikannya raja atas Gilead, atas orang Asyuri, atas Yizreel, atas Efraim dan atas Benyamin, bahkan atas seluruh Israel”
(2 Samuel 2:8, 9).


Kesetiaan yang ditunjukkan kepada keluarga Saul oleh Abner, pastilah akan menimbulkan rasa simpati kita. Dia mencoba untuk menjaga posisi Saul sebagai keluarga raja. Karena itu dia membawa anak Saul dan menjadikannya raja di Mahanaim. Dan pengikutnya tidaklah sedikit! Dia membawa pengaruh yang kuat hingga semua suku Israel minus Yehuda mengikutinya. Bentuk pemberontakan yang mulanya halus.

Hal ini terkadang terjadi dalam gereja Tuhan, dimaa kita lihat ada praktek pemberontakan yang dilakukan oleh segelintir orang. Tahukah Anda bahwa gereja Tuhan adalah organisasi yang paling suka “membelah”? Orang selalu beralasan bahwa itu baik untuk perkembangan gereja. Bagaimanapun juga perpecahan adalah jauh dari kehendak Tuhan. Oleh karena itu, sebagai jemaat Tuhan janganlah kita diombang-ambingkan dengan situasi yang penuh dengan aroma ambisi. Kita dipanggil untuk menjadi pengikut Kristus, bukannya pengikut manusia. Dalam Yehezkiel pasal 34 Tuhan mengadakan hukuman bagi para gembala yang mengambil keuntungan dan membawa domba-dombanya kebingungan dan akhirnya tersesat. 

Yesus adalah Gembala yang baik. Pandanglah hanya Dia saja! kita tidak akan terombang-ambing oleh berbagai situasi bila kita hanya memandang kepada Allah. Sedihnya domba yang masih anak-anak tidak mengerti hal ini. Mereka kecewa. Mereka sedih. Akhirnya mereka meninggalkan gereja dan meninggalkan kasih karunia Allah untuk selama-lamanya. Kalau begini siapa yang bertanggung jawab? Kita yang lebih dewasa menguatkan saudara-saudara kita yang dalam keadaan bimbang. Kita semua bertanggungjawab atas domba-domba Allah. Jagalah kesehatan rohani mereka. Jagalah kesejahteraan mereka. Kita ini adalah kawan sekerja Allah yang turut ambil bagian dalam membangun jemaat yang ada. Sebab apa yang usahakan jerih payah kita tidak akan sia-sia, semuanya diperhitungkan oleh Allah. Bahkan apa yang tidak pernah kita liha, tidak pernah timbul dalam hati dan tidak pernah kita dengar disediakan bagi mereka yang mengansihi Dia. Dengan demikian marilah bersama-sama menjaga domba Allah.

Renungan:
Seandainya kita semua mengerti kehendak Allah dan melakukannya, maka karya Allah akan dinyatakan dalam kehidupan umatNya, dan seluruh umatNya akan bersukacita bersama-sama.


Gembala yang baik mau berkorban, dan itu sudah dilakukan Tuhan Yesus.

No comments:

Post a Comment