Saturday, November 11, 2017

Tetaplah Setia

Ayat Bacaan : 1 Raja-Raja 11:14-43; Yakobus 4:4
“Bukan dari tangannya akan Kuambil seluruh kerajaan itu; Aku akan membiarkan dia tetap menjadi raja seumur hidupnya, oleh   karena hamba-Ku Daud yang telah Kupilih dan yang tetap  mengikuti segala perintah dan ketetapan-Ku. Tetapi dari tangan anaknyalah Aku akan mengambil kerajaan itu dan akan memberikannya kepadamu, yakni sepuluh suku”
(1 Raja-Raja 11:34,35).


Kitab Habakuk 1:4  berkata: “Itulah sebabnya hukum kehilangan kekuatannya dan tidak pernah  muncul keadilan, sebab orang fasik mengepung orang benar; itulah sebabnya keadilan muncul terbalik.” Ayat ini sedang menggambarkan kondisi dunia bukan hanya pada masa Habakuk, tetapi juga saat ini. Selama kita menumpang di dunia ini tidak ada jaminan keadilan 100 %, tetapi Allah adalah satu-satunya hakim yang paling adil. Saat menyatakan penghakiman-Nya, Ia tidak memandang muka, termasuk kepada orang yang pernah menyenangkan hati-Nya. 

Salomo contohnya. Sebelumnya ia melakukan hal-hal yang menyenangkan hati Tuhan, namun karena ia mulai terlena dengan istri-istri dan gundiknya, ia mulai bersikap tidak setia kepada Allah. Salomo mulai kompromi dengan penyembahan berhala, bahkan membiarkan rakyatnya menyembah berhala. Kalau sebelumnya ia menyelesaikan pembangunan Bait Allah, maka di usia tuanya ia mengizinkan pembangunan tempat-tempat berhala. Hal yang sangat bertentangan dengan kehendak Tuhan. Salomo melakukan hal yang jahat di mata Tuhan Ia melanggar hukum Tuhan. Salomo dan orang-orangnya mulai melupakan Tuhan, mereka mulai menyembah Asytoret, dewi orang Sidon. Mereka menyembah Kamos, allah orang Moab. Mereka tidak lagi menuruti jalan Tuhan, mereka melakukan hal yang jahat di mata Tuhan, mereka tidak melakukan seperti yang dilakukan Daud moyangnya. Melihat hal ini Allah murka kepada Salomo dan kerajaannya.

Salomo memang tetap menjadi raja, tetapi kepada keturunan berikutnya Allah tidak berjanji, bahkan dari tangan keturunan Salomo akan diambil kerajaan itu. Melihat ketidaksetiaan Salomo, Allah membangkitkan lawan-lawan baginya, seperti Hadad (keturunan raja Edom), Razon bin Elyada (raja Damsyik) dan Yerobeam bin Nebat (pegawainya sendiri memberontak). Kerajaan yang diperintah keturunan Salomo harus dibersihkan. 

Renungan:
Betapa menyedihkan keadaan orang dan bangsa yang mulai berubah setia kepada Allah. Sekarang kita memasuki masa akhir zaman dan Tuhan mau kita tetap setia kepada-Nya. Yakobus 4:4 berkata: “Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah?  Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia  menjadikan dirinya musuh Allah.” 


Dalam melakukan penghakiman,  Allah tidak memandang muka, karena itu jagalah  kekudusanmu dan setialah kepada-Nya.

No comments:

Post a Comment