Ayat Bacaan : 2 Raja-Raja 10:1-17; Roma 8:37
“Ketahuilah sekarang, bahwa firman TUHAN yang telah diucapkan TUHAN tentang keluarga Ahab, tidak ada yang tidak dipenuhi, TUHAN telah melakukan apa yang difirmankan-Nya dengan perantaraan Elia, hamba-Nya”
(2 Raja-Raja 10:10).
Banyak orang Kristen mengkhawatirkan kepemimpinan yang dikuasai oleh kelompok mayoritas, apalagi yang berkuasa tersebut adalah orang yang dicap “fundamentalis”. Berbagai perasaan berkecamuk bila mereka mengadakan rapat, “Jangan-jangan mereka membuat aturan yang menyudutkan kaum minoritas.” Tetapi kalau toh hal itu benar, kenyataan tidak dapat diubah bahwa Yesus adalah Tuhan dan Raja, dan Dia akan menyatakan kemuliaan-Nya bagi bangsa ini.
Perhatikan saja firman yang digenapi pada kehidupan Raja Ahab. Penghukuman Tuhan harus terjadi, sebab Allah sendiri sudah mengatakannya. Dan meskipun Ahab berusaha semampunya untuk menghindarkan diri dari penghukuman Allah, toh ia tidak akan mampu. Ahab sudah berada dalam takdir ilahi!
Alkitab banyak berbicara tentang nasib anak-anak Allah. Misalnya Alkitab katakan, “Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita” (Roma 8:37). Saudara, kita ditentukan untuk menjadi pemenang di atas pemenang. Jadi tanamkan setiap perkataan firman Tuhan mengenai diri kita. Jangan mau dibohongi oleh iblis. Celakanya, kita mudah ditipunya karena kita kurang mengenal akan firman Tuhan. Firman Tuhan sudah berkata, “Umat-Ku binasa karena tidak mengenal Allah; karena engkaulah yang menolak pengenalan itu maka Aku menolak engkau menjadi imam-Ku; dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka Aku juga akan melupakan anak-anakmu (Hosea 4:6). Menurut terjemahan King James dikatakan, “My people are destroyed for lack of knowledge…..” (umat-Ku binasa karena kurang pengetahuan….).
Selama kita menjadi orang Kristen yang puas sekedar ke gereja saja, maka iblis tidak akan mengusik kita. Coba saja bila kita mulai membara dan kita rajin mempelajari janji-janji Allah dan mempercayainya, maka iblis segera mengadakan “rapat” untuk mengambil langkah-langkah guna membendung iman kita.
Renungan:
Firman Tuhan tidak ada yang salah. Firman Tuhan tidak ada yang tidak ditepati. Hanya saja pertanyaannya apakah kita memahami janji-janji Allah?
Iblis mengalami kengerian bila orang Kristen mulai mempraktekkan firman Allah.
No comments:
Post a Comment