Ayat Bacaan : 2 Raja-Raja 18:13-37; 2 Petrus 1:10
“Janganlah dengarkan Hizkia, sebab beginilah kata raja Asyur: Adakanlah perjanjian penyerahan dengan aku dan datanglah ke luar kepadaku, maka setiap orang dari padamu akan makan dari pohon anggurnya dan dari pohon aranya serta minum dari sumurnya”
(2 Raja-Raja 18:31).
Berurusan dengan taktik iblis gampang-gampang susah. Tetapi bila kita adalah manusia yang tak kenal kompromi, maka kita adalah manusia yang akan menjadi musuh nomor satu bagi iblis.
Peristiwa yang terjadi dalam pembacaan ayat hari ini adalah saat Raja Asyur, Sanherib, mengepung Yerusalem. Dan dalam bahasa Asyur sendiri, Sanherib berarti “manusia dosa” (atau ratu bulan). Ini adalah caerita klasik bagaimana orang benar dikepung oleh kerajaan kegelapan. Mengapa saya katakan orang benar, sebab Hizkia saat itu adalah raja yang benar, tidak seperti lainnya, meskipun sebenarnya dia memiliki kelemahan juga.
Dan yang menarik dari cerita ini adalah usaha Sanherib mengintimidasi dan membujuk Hizkia. Meskipun situasi sangat tegang saat itu, namun kita tahu akhir cerita ini bagaimana Allah mengutus para malaikat-Nya untuk menghancurkan musuh Yehuda.
Setan adalah ahli mengintimidasi dan membujuk. Berapa kali dia juga melakukan hal yang sama kepada kita. Dia membujuk kita untuk melakukan kompromi. Dia membujuk kita untuk bertindak tidak setia dalam beberapa detik saja. Dia menawarkan solusi praktis, singkat, dan tepat tetapi dengan catatan ada sedikit dosa. Dan inilah strategi yang setan lakukan demi mendapatkan jiwa-jiwa baru.
Kita mengenal manusia-manusia yang tak kenal kompromi seperti Yusuf, Daniel, ataupun Sadrakh, Mesakh, dan Abednego. Setiap hari mereka di hadapkan pada godaan iblis. Dan betapa frustasinya iblis berhadapan dengan manusia yang tak kenal kompromi ini. Seandainya ada setitik debu saja celah kompromi, maka iblis berani membayar berapapun harganya untuk mendapatkannya.
Bila iblis sedang menggoda kita, ingatlah bahwa Allah berada di pihak kita. Jangan melakukan kompromi. Jangan menyerah dengan intimidasinya. Jangan pula gentar dengan ancamannya.
Renungan:
Iblis akan melakukan hal yang sama saat ia mengintimidasi dan membujuk Hizkia, saat ia berhadapan dengan kita. Milikilah keteguhan di dalam Allah dan jangan dengarkan omongannya.
Tidak ada cara lain membuat iblis frustasi kecuali kita hidup tanpa kompromi.
No comments:
Post a Comment