Sunday, December 3, 2017

Urapan Ganda

Ayat Bacaan : 2 Raja-Raja 2:1-18; 1 Yohanes 2:20
“Berkatalah Elia kepada Elisa: “Baiklah tinggal di sini…Berkatalah Elia kepadanya [Elisa]: “Hai Elisa, baiklah tinggal di sini,….. Berkatalah Elia kepadanya [Elisa]: “Baiklah tinggal di sini,….”
(2 Raja-Raja 2:2, 4, 6).
 

Perbuatan ajaib yang dibuat Elisa dikenal dua kali lebih banyak dari Elia. Hal ini disebabkan permintaan Elisa kepada Elia, “Biarlah kiranya aku mendapat dua bagian dari rohmu.” Namun permintaannya tidak semudah membalikan telapak tangan, sebab ada langkah-langkah yang harus dijalani oleh Elisa sebelum dia mendapatkan apa yang diinginkannya: urapan ganda. Ini berbeda dengan kebanyakan orang Kristen saat ini yang ingin dipakai Tuhan dengan urapan dan kuasa Tuhan yang dobel porsi tetapi mereka tidak mau membayar harganya. Itu tidak mungkin..

Anda bisa lihat sebanyak tiga kali Elia berkata kepada Elisa, “Baiklah tinggal di sini..” dan setiap kali Elia berkata, ”Baiklah tinggal di sini” Elia selalu merujuk satu tempat yang harus dia lewati sebelum dia diangkat ke surga dan tempat itu juga yang harus dilewati Elisa bila dia ingin urapan ganda. Tempat pertama yang Elisa harus lewati adalah Betel. Kata Ibrani untuk Betel adalah Beyth- El artinya Bait Allah. Betel merupakan tempat yang punya kisah tersendiri bagi Abraham dan Yakub, tempat perjumpaan mereka dengan Allah. Elisa terlebih dahulu harus mengalami perjumpaan dengan Allah secara pribadi sebelum dia mendapatkan urapan ganda itu.

Tempat kedua adalah Yerikho. Kita tahu Yerikho adalah kota pertama yang dikalahkan Israel sebelum masuk tanah perjanjian atau yang lebih dikenal runtuhnya tembok Yeriko. Keangkuhan seseorang harus terlebih dahulu harus dirobohkan sebelum dia mendapatkan urapan ganda itu. Itulah tempat yang harus dilewati oleh Elisa. Keangkuhannya harus dirobohkan terlebih dahulu.

Tempat ketiga adalah Yordan. Seringkali Yordan digambarkan sebagai tempat terakhir yang harus dilewati sebelum masuk tanah perjanjian. Yordan menjadi tempat untuk menguburkan semua kenangan masa lalu. Masa di Mesir. Masa-masa kejayaan dan mukjizat masa lalu. Semuanya itu harus dikubur bila ingin melihat yang lebih baik. Elisa harus mengubur semua kesuksesan masa lalunya. Elisa harus melupakan urapan yang kemarin sekalipun menakjubkan bila dia ingin meraih urapan ganda itu.

Renungan:
Kita telah disediakan pengurapan oleh Tuhan. Bersediakah kita membayar harganya? Elisa telah membayarnya. Oleh sebab itu alami perjumpaan dengan Tuhan setiap hari. Robohkan segala keangkuhan kita dan lupakan semua yang ada di belakang kita. Jangan pernah membanggakan urapan yang telah basi. Minumlah anggur baru dan alami minyak baru setiap hari maka kita akan siap menerima urapan dobel porsi itu. 

Waktu membuat masa sekarang menjadi masa lalu tetapi Tuhan selalu membuat semuanya baru.

No comments:

Post a Comment