Monday, January 1, 2018

Jangan Sombong !

Ayat Bacaan : 2 Raja-Raja 20:12-21; Roma 10:9
“Hizkia bersukacita atas kedatangan mereka, lalu diperlihatkannyalah kepada mereka segenap gedung harta bendanya, emas dan perak, rempah-rempah dan minyak yang berharga, gedung persenjataannya dan segala yang terdapat dalam perbendaharaannya. Tidak ada barang yang tidak diperlihatkan Hizkia kepada mereka di istananya dan di seluruh daerah kekuasaannya “
(2 Raja-Raja 20:13). 

Cerita mengenai Hizkia yang paling terkenal adalah ketika dia disembuhkan oleh Allah secara ajaib. Umurnya ditambah selama 15 tahun (ps. 20). Luar biasa! Kalau dengan uang kita bisa membeli usia, betapa banyaknya konglomerat yang membeli usia, berapa milyar pun harganya. Tetapi itu adalah kasih karunia. Tak ada manusia yang dapat membeli usia panjang!

Cerita bertambahnya usia Hizkia sudah kita ketahui, tetapi tahukah kita bahwa Hizkia melakukan tindakan yang bodoh setelah kesembuhannya? Apa yang dilakukannya? Alkitab menceritakan bahwa saat itu ada utusan dari raja Babel ke istana Hizkia. Dasar pamer, Hizkia menunjukkan semua kekayaan dan hartanya kepada utusan itu. Dan tidak ada yang tidak diceritakan! Misalnya Hizkia menyimpan berlian sekian karat, maka itu diberitahukannya. Bila Hizkia mempunyai emas sekian ton, maka itu diberitahukannya. Pendek kata, tidak ada harta yang tidak diberitahukannya. Dan ini mengundang celaka, sebab firman Tuhan datang melalui Nabi Yesaya bahwa tidak ada barang di istana itu yang tidak diangkut kelak. Dan tentunya Hizkia mengambil andil dalam kesalahan ini. Hizkia jatuh dalam dosa kesombongan yang mengakibatkan dia pamer kepada musuhnya. Hizkia merasa kaya dan sehat setelah mengalami mujizat kesembuhan, apalagi ada jaminan bahwa usianya masih 15 tahun lagi. Dan ia melakukan kebodohan!

Saudara, bukankah kita harus selalu rendah hati supaya jangan malapetaka menimpa kita dan generasi setelah kita?

Manusia ingin selalu tampil melebihi lainnya. Manusia selalu ingin dipuji. Itulah sifat manusia yang harus kita kikis habis. Yesus sudah memberikan teladan dengan jalan menjadi hamba. Dia tidak menonojolkan diri-Nya semasa pelayanan-Nya di bumi. Justru karena itulah Allah yang meninggikan-Nya!


Renungan:
Orang yang tinggi hati suatu hari akan jatuh! Allah membenci orang yang sombong. Sebaliknya Allah mengasihi orang yang rendah hati. Keselamatan juga dimulai dari kerendahan hati di mana hati kita percaya dan mulut kita mau mengakui keilahian Yesus (Roma 10:9).


 Setan mengamati kelengahan manusia.

No comments:

Post a Comment