Ayat bacaan : 2 Tesalonika 3:6-9; Amsal 6:6
“Sebab kamu sendiri tahu, bagaimana kamu harus mengikuti teladan kami, karena kami tidak lalai bekerja di antara kamu”
(2 Tesalonika 3:7).
Perdebatan timbul mengenai apakah Paulus itu bekerja ataukah tidak. Saya pribadi berkeyakinan bahwa Paulus sendiri mempunyai kesibukan utama sebagai rasul yang memberitakan Injil. Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa dia juga bekerja saat waktu senggang. Dan ingat, salah satu keahlian Paulus yang bisa menghasilkan uang adalah membuat tenda (Kisah Para Rasul 18:3). Salah satu karakter yang paling saya sukai dari Paulus adalah dia seorang pekerja keras. Apa saja yang dilakukannya pasti dikerjakannya dengan sepenuh hati. Paulus mau memberikan contoh yang baik kepada jemaat supaya mereka tidak bermalas-malasan dan berpangku tangan saja.
Kalau Anda mau sukses, lakukanlah segala sesuatu dengan segenap hati. Pekerjaan yang dilakukan dengan setengah-tengah akan menghasilkan karya yang setengah pula. Kalau ada orang Kristen yang sama sekali tidak menunjukkan prestasi di sebuah perusahaan, cobalah Anda tanyakan kepada diri sendiri, apakah Anda sudah melakukan pekerjaan Anda dengan segenap hati. Alkitab berkata, “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak” (Amsal 6:6). Semut adalah guru kita yang paling bijaksana. Anda pernah melihat semut malas? Sekarang kembali dengan Anda. Mungkin Anda merasa tidak mampu atau merasa jenuh dengan pekerjaan Anda, cobalah Anda melakukan pekerjaan itu dengan sepenuh hati. Jangan berkata bahwa Anda tidak mampu sebelum Anda mencoba dan melakukan pekerjaan itu dengan segenap hati. Setiap pekerjaan yang tidak dilakukan dengan sungguh-sungguh tidak akan menghasilkan karya hebat.
Akhirnya Anda menjadi jenuh dan bosan. Pandanglah pekerjaan Anda itu bukan sekedar sarana untuk mencukupi kebutuhan perut Anda, tetapi sebagai karya yang dapat dinikmati oleh semua orang. Dan camkan juga, kelebihan Anda dengan orang lain adalah, Anda disertai Allah. Daniel yang sanggup tinggal di beberapa generasi pemerintahan tetap bertahan, bahkan oleh dia raja-raja mendapatkan berkat. Tahu kuncinya? Saya yakin Daniel adalah seorang pekerja keras dan loyalitasnya tinggi, baik kepada Allah maupun kepada pemerintahan, karena itu Allah menyertainya!
Renungan:
Ke mana saja Anda berada percayalah bahwa Dia menyertai Anda. Dia ingin memberkati Anda lebih dari kerinduan Anda sendiri. Tetapi Allah mau juga Anda mengerjakan bagian Anda dengan bekerja lebih giat lagi!
Kombinasi antara bekerja keras dengan berdoa akan menghasilkan kesuksesan.
No comments:
Post a Comment