Friday, July 17, 2015

Pertunjukan Kesabaran Allah



Ayat bacaan : 1 Timotius 1:15-17; Keluaran 16:3 

Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya …….” 
(1 Timotius 1:16).

Menantikan Allah untuk memberikan pengampunan itu bagus. Dan memang kita menantikan Allah selalu memberikan kasih-Nya kepada kita setiap saat. Tetapi kalau kita setiap hari jatuh bangun di dalam dosa, apakah Allah masih mengampuni kita? Ya, saya percaya bahwa Allah itu konsisten dengan apa yang diajarkan-Nya bahwa Dia juga akan mengampuni kita 70 kali 7 kali (Matius 18:22). Pertunjukkan kesabaran Allah bisa Anda saksikan dalam perjalanan bangsa Israel di padang gurun. Sebenarnya Allah tak henti-hentinya melimpahkan kasih-Nya kepada bangsa yang bebal ini. Dan Allah juga tak henti-hentinya meragakan kuasa-Nya. Tetapi bangsa ini masih juga bebal dan tidak menghargai kasih karunia Allah. Baru saja mereka berpesta dan bersukacita karena Allah menenggelamkan pasukan Firaun, mereka mulai bersungut-sungut, sebab air yang mereka minum rasanya pahit (Keluaran 15:22-27). Sepertinya kuasa Allah yang baru saja dipertontonkan itu tidak artinya.

Rupanya omelan ini berlanjut kepada omelan-omelan berikutnya yang sungguh menyebalkan. Di padang gurun Sin bangsa ini lagi-lagi mengomel, karena mereka merindukan makanan yang lezat seperti di Mesir. Perhatikan hujatan yang mereka katakan, “Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir oleh tangan TUHAN ketika kami duduk menghadapi kuali berisi daging dan makan roti sampai kenyang! Sebab kamu membawa kami keluar ke padang gurun ini untuk membunuh seluruh jemaah ini dengan kelaparan” (Keluaran 16:3). Apakah sungut-sungut bangsa ini berhenti? Tidak! Tetapi Allah itu panjang sabar. Sampai akhirnya Allah menuntun bangsa ini masuk ke tanah Kanaan. Zaman sekarang ini Allah menghadapi kasus yang sama.

Setiap hari, bahkan setiap detik ia mendengarkan nada-nada sumbang dari anak-anak-Nya. Tingkah laku mereka pastilah amat menyebalkan. Tetapi lagi-lagi Allah menunjukkan kesabaran-Nya. Sampai kapan kesabaran Allah itu habis? Kesabaran Allah itu sebenarnya tidak pernah habis, tetapi keadilan Allah harus dijalankan. Ia sudah menetapkan suatu hari di mana Allah akan mengumpulkan semua orang untuk diadili.

Renungan: 
Allah itu sungguh amat sabar. Kesabaran Allah itu diberikan supaya manusia bertobat (2 Petrus 3:15). Kalau Anda jatuh bangun di dalam dosa, Allah masih bersabar kepada Anda. Segeralah bertobat sungguh-sungguh dan tinggalkan semua dosa itu. 
Kesabaran Allah mendahului penghakiman-Nya.

No comments:

Post a Comment