Ayat bacaan : Ibrani 11:20; Kejadian 27:27-29 “Karena iman maka Ishak, sambil memandang jauh ke depan, memberikan berkatnya kepada Yakub dan Esau” (Ibrani 11:20).
Ishak pasti tahu firman yang disampaikan kepada Abraham, ayahnya, bahwa ayahnya akan mempunyai keturunan yang amat banyak. Dia adalah salah satu keturunannya. Karena itu ia percaya bahwa berkat ini akan diteruskan kepada anak-anaknya. Yakub dan Esau mewarisi berkat itu. Tetapi tragedi terjadi ketika berkat yang seharusnya diberikan kepada Esau, ternyata dirampas oleh Yakub. Anda bisa membaca kisah ini di Kejadian 27. Yang membuat kita heran, mengapa Allah mengasihi Yakub yang dikenal dengan akal liciknya, tetapi membenci Esau (Roma 9:13)? Cobalah kita menanggalkan logika kita dan kita mencoba memahami isi hati Allah. Tuhan pasti tidak sembarangan ketika ia melimpahi Yakub dengan kasih karunia-Nya, meskipun Yakub itu bengal.
Allah melihat isi hati Yakub yang mempunyai hati yang tulus di hadapan Allah. Sebaliknya Esau merupakan gambaran manusia yang mengumbar hawa nafsu. Lihat saja nafsunya yang tidak dapat dibendung ketika ia dengan mudah menukar hak kesulungannya dengan sepiring kacang merah. Esau memandang rendah hak kesulungannya dan ini berarti ia memandang rendah kasih karunia Allah. Dari Yakub-lah Allah melanjutkan rencananya. Melalui Yakub-lah lahirlah anak-anak dan di antaranya adalah Yehuda, dari sinilah Mesias kelak akan dilahirkan. Saudara, kita semua adalah keturunan Abraham secara rohani. Allah sudah menetapkan bahwa berkat akan diturunkan kepada Abraham melalui anaknya yakni Ishak.
Sampai saat Anda membaca renungan ini, kasih karunia Allah masih kuat dalam hidup kita. Biarlah tragedi yang menimpa Esau yang meremehkan hak kesulungannya tidaklah menimpa kita. Keselamatan yang sudah Allah berikan kepada kita baiklah kita jaga, sebab setelah Anda menerimanya Anda akan menerima berbagai ujian supaya iman Anda gugur. Saya merasakan bahwa berkat itu diturunkan secara turun-temurun sampai hari ini. Berkat itu tidak akan pernah berhenti, kecuali Anda sendiri yang menghentikannya.
Renungan: Ishak memberikan berkat kepada Yakub dan Esau, tetapi berkat Yakub jauh lebih tinggi nilainya daripada Esau. Yakub adalah manusia yang menghargai kasih karunia Allah, sebaliknya Esau meremehkannya. Allah memberkati mereka yang menghargai kasih karunia Allah.
No comments:
Post a Comment