Ayat Bacaan : 2 Samuel 7:18-29; Yakobus 4:3
“Dan sekarang, ya TUHAN Allah, tepatilah untuk selama-lamanya janji yang Kauucapkan mengenai hamba-Mu ini dan mengenai keluarganya dan lakukanlah seperti yang Kaujanjikan itu”
(2 Samuel 7:25).
Berdoa yang paling berhasil adalah berdoa yang sesuai dengan kehendak Allah. Anda setuju, bukan? Tetapi kita sering berdoa hanya “asbun” (asal bunyi). Baru berdoa, setelah amin sudah lupa dengan apa yang kita doakan. Sebenarnya Anda itu serius berdoa atau tidak sih? Sementara Allah serius mendengarkan doa Anda, eh Anda main-main dengan ucapan Anda.
Dalam pembacaan hari ini, Daud berdoa sambil mengingatkan Allah. Sebenarnya Allah tidak perlu diingatkan, sebab Allah tidak pernah lupa dan Dia tidak akan lupa. Tetapi Daud melakukannya sebagai upaya untuk meneguhkan janji Allah itu di dalam hatinya. Dan kita tahu bahwa Allah memang berjanji kepada Daud untuk meneguhkan keluarganya dan keturunannya tidak akan terputus. Dan ini berbicara tentang Kristus yang digenapi melalui Maria dan Yusuf. Dan doa yang sesuai dengan kehendak Allah seperti itu pastilah akan digenapi.
Alkitab berisi begitu banyak janji Allah. Dan sekarang saatnya kita berdoa sesuai dengan kehendak Allah. Berdoa yang hanya untuk memuaskan nafsu tidak akan digenapi. Yakobus berkata, “Atau kamu berdoa juga, tetapi kamu tidak menerima apa-apa, karena kamu salah berdoa, sebab yang kamu minta itu hendak kamu habiskan untuk memuaskan hawa nafsumu” (Yakobus 4:3). Masalahnya, banyak orang Kristen yang suka berdoa jenis ini!
Pada prinsipnya, bila Anda menemukan janji Allah di dalam Alkitab, misalnya kesembuhan, Anda bisa meminta dan percaya kepada Allah. Tidak perlu Anda berkata bahwa kalau ini kehendak Tuhan aku akan disembuhkan. Camkan: Allah menghendaki Anda disembuhkan. Jadi dalam berdoa, Anda harus percaya dengan janji Allah ini. Begitu juga kalau Anda sedang dalam kebutuhan, katakanlah Anda harus membayar kontrakan rumah bulan depan, Allah berkata, “Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur” (Filipi 4:6).
Renungan:
Berdoa yang sesuai dengan kehendak Allah adalah doa yang terbaik. Ubahlah cara Anda berdoa. Mungkin selama ini Anda berdoa dengan cara yang salah dan Anda heran mengapa kok belum ada jawaban? Cobalah ubah cara berdoa Anda.
Doa satu kata yang sesuai kehendak Allah lebih berharga daripada ribuan doa yang sarat dengan hawa nafsu.
No comments:
Post a Comment