Tuesday, September 26, 2017

Usia Matang

Ayat Bacaan : 2 Samuel 5:1-10; Lukas 3:23
“Daud berumur tiga puluh tahun, pada waktu ia menjadi raja; empat puluh tahun lamanya ia memerintah”
(2 Samuel 5:4)


Alkitab mencatat usia 30 an adalah usia yang matang secara jasmani bagi seseorang untuk memangku satu tugas atau jabatan. Lihat saja Daud diangkat menjadi raja atas Israel pada saat berusia 30 tahun. Lihat juga Yesus yang memulai pelayanan-Nya di usia 30 tahun. Ini adalah ukuran normal bagi manusia. Memang bisa saja orang melayani Tuhan atau memegang satu jabatan kurang dari 30 tahun tetapi seseorang akan menjadi matang secara alami tetap di usia 30 an itu. Ini adalah sirkulasi alami yang dialami oleh setiap orang. Tetapi tidak berlaku secara rohani. 

Bila Anda saat ini belum berusia 30 tahun bukan berarti Anda belum matang secara rohani dan tidak bisa melakukan sesuatu bagi Tuhan. Sekali lagi tidak! Mengapa? Sebab di dalam dunia rohani tidak mengenal usia. Coba saja Anda menjawab pertanyaan ini. ‘Berapa usianya Allah kita saat ini? Berapa usia setan saat ini?’ Tentu tak seorangpun yang bisa menjawab pertanyaan ini, bukan? Usia hanya berlaku selama seseorang hidup di dunia ini selebihnya adalah kekekalan. Bisa saja usia Anda saat ini baru 17 tahun tetapi usia rohani Anda sudah melampaui usia jasmani Anda artinya Anda sudah dewasa secara rohani. Dan bisa saja usia Anda 50 tahun tetapi rohani Anda masih kanak-kanak. Anda tidak perlu menunggu hingga usia 30 tahun baru bisa melayani Tuhan.

Sebab pemakaian Tuhan tidak berdasarkan atas usia seseorang tetapi berdasarkan pertumbuhan rohaninya sekalipun kesenioritasan seseorang juga diperlukan. Jangan batasi Allah dengan usia kita tetapi juga jangan terlalu bangga dengan usia kita saat ini. Banggalah di usia yang kita hidupi saat ini kita bisa mengenal Tuhan dan menjalin keintiman dengan Dia setiap hari.

Renungan:
Mungkin hari ini adalah juga hari ulang tahun Anda yang kesekian, tetaplah waspada karena hari-hari ini adalah jahat. Berdoalah seperti Musa berdoa, ”Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.”  (Mazmur 90:12).


Kematangan seseorang tidak dilihat oleh berapa usia kita tetapi seberapa banyak kita menggunakan waktu kita untuk hal-hal yang mulia.

No comments:

Post a Comment