Sunday, December 10, 2017

Cara Pandang Yang Salah

Ayat Bacaan : 2 Raja-Raja 6:1-23
“Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: “Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?” Jawabnya: “Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka”
(2 Raja-Raja 6:15-16).


Ketakutan seringkali muncul disebabkan oleh cara pandang yang salah dalam melihat masalah. Elisa dan bujangnya ada dalam kesulitan yang sama, dikepung tentara raja Aram yang sangat besar. Tidak heran bila bujangnya Elisa menjadi ketakutan melihat hal itu tetapi bagi Elisa hal itu sama sekali tidak membuat hatinya ketakutan. Pasalnya? Sebab cara pandang Elisa berbeda dengan bujangnya. Elisa melihat yang tidak dilihat oleh bujangnya. Apa yang dilihat Elisa adalah sesuatu yang sangat riil sekalipun mata jasmani bujangnya tidak melihat.

Elisa lebih memperhatikan yang tidak kelihatan dari pada yang kelihatan. Ini adalah kunci hidup berkemenangan. Bahkan rasul Paulus menulis, ”Sebab kami tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang  tak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal.” (2 Korintus 4:18). Mereka yang hidupnya hanya terfokus pada yang kelihatan saja maka hidupnya pasti akan dikendalikan oleh apa yang dilihatnya itu. Bila yang dilihatnya menyenangkan maka hidupnya juga ikut senang. Tetapi bila yang dilihatnya tidak menyenangkan maka hidupnya akan merasa susah dan penuh ketakutan. Contohnya saja bila harga-harga bahan pokok naik, harga BBM naik maka dapat dipastikan mereka yang hidup menurut apa yang kelihatan pasti akan menjadi takut.

Tetapi bagi mereka yang hidupnya memperhatikan apa yang tidak kelihatan tidak peduli harga-harga naik atau tidak, keadaannya baik atau tidak mereka tidak pusing sebab hidup mereka tidak didasarkan pada itu semua tetapi pada janji-janji Allah yang pasti. Elisa tidak peduli dengan tentara Aram yang mengepungnya dia lebih peduli dengan “kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.” 

Mungkin Anda bertanya,”Elisa diberi penglihatan tentang itu, wajar saja bila dia tidak bingung atau takut. Tetapi bagaimana bila saya tidak diberi penglihatan seperti Elisa?”

Apa yang tidak kelihatan tidak harus berupa penglihatan. Sebenarnya melalui Alkitab kita bisa melihat hal-hal yang tidak kelihatan itu. Sebab Alkitab adalah firman Allah yang memberitahukan kepada kita hal-hal yang tidak kelihatan. Kita mungkin tidak bisa melihat malaikat ada di dekat kita tetapi firman Allah cukup memberitahukan kepada kita bahwa malaikat memang benar-benar ada di sekeliling kita. “Malaikat TUHAN berkemah di sekeliling orang-orang yang takut akan Dia, lalu meluputkan mereka.” (Mazmur 34:8). Bukankah ini sesuatu yang luar biasa? Tentu! 

Renungan:
Percayai firman Tuhan sekalipun belum melihatnya lebih dari apa yang kita lihat dengan mata jasmani Anda.


Mata jasmani dibatasi jarak tetapi mata iman bisa melihat jauh di balik tirai.

No comments:

Post a Comment