Friday, December 8, 2017

Mujizat-Nya Masih Berlangsung

Ayat bacaan : 2 Raja-Raja 4:38-44; Filipi 4:19
“.... Bagaimanakah aku dapat menghidangkan ini di depan seratus orang?" Jawabnya: "Berikanlah kepada orang-orang itu, supaya mereka makan, sebab beginilah firman TUHAN: Orang akan makan, bahkan akan ada sisanya
(2 Raja-Raja 4:42, 43).”


Masa-masa seperti ini barangkali bisa dikatakan masa yang cukup prihatin. Keprihatinan itu muncul sebab di sana-sini masih banyak pengangguran, baik korban PHK ataupun karena sempitnya lapangan pekerjaan. Sehingga hal ini menimbulkan masalah keuangan di dalam rumah tangga. Banyak kebutuhan pokok yang seharusnya terpenuhi menjadi tertunda, akibatnya banyak orang yang merasakan penderitaan.

Barangkali saudara adalah salah satunya, dan jika benar, maka secara jujur katakanlah: “benar Tuhan keadaanku dalam keprihatinan, aku dalam penderitaan. Tetapi jangan lupa juga kuatkan hati dan katakanlah: ‘tetapi aku percaya bahwa mujizat-Mu  masih berlangsung hingga sekarang ini.” Saudara inilah waktunya kita berharap sepenuhnya kepada Tuhan, sebab Dialah pengharapan kita yang setia. Orang tua, saudara dan sahabat bisa meninggalkan kita dan tidak memberikan perhatian, tetapi Tuhan selalu beserta dengan kita.

Kesusahan seperti apa yang kita alami saat ini? Penderitaan seperti apa yang kita rasakan hari ini? Apakah yang kita butuhkan hari ini? Tuhan tahu apa yang menjadi kebutuhan kita dan Ia siap mencukupinya.

Suatu ketika Elisa kembali ke Gilgal pada waktu ada kelaparan di negeri itu.  Ia melihat sekelompok nabi sedang kelaparan, karenanya ia berkata kepada bujangnya: “Taruhlah kuali yang paling besar di atas api dan masaklah sesuatu makanan bagi rombongan  nabi itu." Dicedoklah dari masakan tadi bagi orang-orang itu  untuk dimakan dan segera sesudah mereka memakannya, berteriaklah mereka serta berkata: "Maut ada dalam kuali itu, hai abdi Allah!" Dan tidak tahan mereka memakannya. Nampaknya saat itu hanya semacam sayuran yang bisa dimakan. Sampai akhirnya muncullah seseorang dari Baal-Salisa membawa roti hulu hasil : 20 roti jelai dan sekantong gandum. Setelah menerima bingkisan itu Elisa segera perintahkan bujangnya untuk dibagikan, namun bujangnya berkata: makanan itu tidak cukup untuk seratus orang, tetapi Elisa mengatakan bagi saja. Dan luar biasa terjadi mujizat. 

Renungan:
Bagaimana pemeliharaan Tuhan hari-hari ini di dalam hidup kita ?  Mujizat-Nya terus berlangsung sebagaimana firman-Nya teguhkan: “Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan  kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus  (Filipi 4:19).      


Percayalah mujizat-Nya disediakan bagi saudara hari ini, bersiaplah menerimanya.

No comments:

Post a Comment