Thursday, February 26, 2015

Perbuatan Daging


Ayat bacaan : Galatia 5:19-21; 2 Samuel 12:13, 14

“….. barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah” 
(Galatia 5:19).

Mari kita terbuka dan tidak usah malu dengan keadaan kita. Perbuatan daging apakah yang masih dominan dalam hidup Anda? Di sini hanya disebutkan beberapa perbuatan daging yang dibenci Allah: percabulan, kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Ditulis “dan sebagainya” – berarti masih banyak perbuatan daging lainnya yang tidak disebutkan di sini. Saya berusaha mencari literatur yang dapat “meringankan” kita supaya meskipun kita masih melakukan sebagian perbuatan daging ini kita masih bisa mendapat bagian dalam Kerajaan Allah. Tetapi sebagian besar dari antara penulis ini menyatakan “mereka yang melakukan hal-hal ini tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.” Saudara, marilah kita berlaku jujur bagi diri sendiri bahwa kita masih sering melakukan perbuatan daging itu.

Di dalam diri kita masih tinggal daging dengan hawa nafsunya yang setiap hari menyiksa hati nurani kita yang sudah dibasuh oleh darah Yesus. Sebagian orang Kristen menyerah, sebagian lagi berhasil memenangkan “pertempuran”. Tetapi kalau Anda menjadikan roh Anda kuat dengan memberinya makanan firman Tuhan yang bergizi, saya yakin Anda mampu mengalahkan keliaran daging Anda. Ayat ini berbicara kepada orang Kristen yang belum sepenuhnya bertobat. Mereka masih suka tinggal di dalam hawa nafsunya. Sehingga kelakuan-kelakuan yang memalukan tidak membuat mereka bertobat.

Tidak ada penyesalan apabila mereka melakukan kesalahan-kesalahan itu. Namun orang Kristen yang sungguh-sungguh bertobat akan menyesal apabila melakukan suatu perbuatan daging. Bukankah hati kita rindu untuk menyenangkan hati Tuhan setiap saat? Ya, ini adalah kerinduan anak-anak Tuhan. Saya memberikan contoh seorang raja yang melakukan perbuatan daging, tetapi ia segera menyadarinya setelah seorang nabi menegurnya. Dia adalah Daud. Ia telah melakukan kesalahan yang paling fatal dalam hidupnya – berselingkuh dengan Batsyeba dan menghabisi suaminya. Meskipun ia harus menanggung risiko akibat ulahnya itu, namun Allah menerima pertobatannya. Itulah yang harus dilakukan kita semua yang pernah membuat kesalahan. Jangan simpan dosa Anda sampai Allah membongkarnya dengan paksa!

Renungan: 
Bencilah semua perbuatan daging. Deklarasikan perang terhadap perbuatan daging Anda, dan makanlah firman Tuhan sekenyang-kenyangnya supaya manusia rohani Anda kuat dan Anda menjadi penakluk daging Anda sendiri.

Pahlawan yang hebat adalah ia yang sanggup menaklukkan dirinya sendiri.

No comments:

Post a Comment