Sunday, July 19, 2015

Doa yang Peduli Orang Lain



Ayat bacaan : 1 Timotius 2:1-4; Kejadian 18:31-33 

Pertama-tama aku menasihatkan: Naikkanlah permohonan, doa syafaat dan ucapan syukur untuk semua orang” 
(1 Timotius 2:1).

Doa dapat menjadi bagian dari kehidupan kekristenan yang paling egois. Pikirkan mengenai hal ini dan Anda akan menyadari betapa egoisnya Anda. Doa-doa yang dinaikkan hanyalah untuk kepentingan pribadi. Anda tidak pernah menyelipkan doa dengan sungguh-sungguh terhadap orang lain. Anda hanya berdoa bagi diri sendiri dan keluarga. Di luar itu tidak ada permohonan bagi orang lain.

Paulus mengajarkan kepada Timotius agar berdoa syafaat dan ucapan syukur kepada semua orang. Sebab adalah kehendak Allah agar semua orang mendapatkan kasih karunia Allah. Bila Anda memperhatikan doa-doa yang dinaikkan Paulus, maka Anda akan melihat doa-doa yang jauh dari keegoisan. Tidakkah Paulus berdoa bagi dirinya sendiri? Ya. Saya yakin Paulus berdoa juga untuk diri sendiri meskipun porsinya tidaklah banyak. Tetapi Paulus adalah manusia doa. Dia adalah manusia yang sering meluangkan waktu untuk berdoa, sebab itulah kekuatannya. Kalau Anda tidak punya waktu untuk berdoa, pantas Anda hanya berdoa bagi diri sendiri sebab “jatah” untuk berdoa syafaat tidak ada lagi.

Jangan-jangan untuk berdoa bagi diri sendiri sudah tidak ada lagi, sebab Anda terlalu sibuk! Jangan heran kalau tidak lama lagi Anda jatuh! Doa syafaat dapat dilatih. Mulailah dengan berdoa bagi orang-orang yang ada di rumah Anda, lalu tingkatkan bagi tetangga Anda, rekan Anda sekantor, bos Anda, lalu tingkatkan lagi bagi bangsa dan negara, termasuk aparat pemerintah. Kalau Anda melakukannya Anda menjadi alat bagi Allah.

Contoh seorang pendoa syafaat adalah Abraham. Ia menaikkan doa untuk kota Sodom (Kejadian 18:16-33). Saya yakin bahwa Abraham berdoa syafaat agar Allah membatalkan penghukuman bagi kota ini. Dan di dalam tawar-menawar itu akhirnya “disepakati” bila ada 10 orang saja orang benar, maka kota itu tidak akan dimusnahkan. Kenyataannya memang tidak sampai 10 orang. Tetapi bagaimanapun juga hasil doa syafaat Abraham telah menyelamatkan Lot dan keluarganya.

Renungan: 
Doa syafaat itu adalah doa yang mempedulikan orang lain. Dan gereja yang dewasa adalah gereja yang berdoa syafaat. Karena itu marilah kita berdoa syafaat. Marilah kita peduli dengan rekan-rekan dan bangsa kita. 
Berdoa itu menarik berkat bagi diri sendiri, tetapi doa syafaat membawa berkat Allah turun bagi orang lain.

No comments:

Post a Comment