Ayat Bacaan : 1 Petrus 1:6-9; Ayub 23:10 “Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu - yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api - sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya” (1 Petrus 1:7).
Saya heran dengan masih banyaknya pandangan sebagian orang Kristen yang berkata bahwa jika menjadi orang Kristen, maka hidupnya akan terbebas dari masalah. Akhirnya mereka memiliki pandangan yang picik mengenai kebenaran. Mereka mengumpulkan para pengkhotbah yang berorientasi hal-hal kekayaan duniawi untuk memuaskan telinganya. Tetapi begitu mereka mulai berbicara mengenai penderitaan, mereka langsung mem-blacklist-nya. Kalau Anda percaya akan Allah yang memberkati tetapi tidak pecaya bahwa Allah mengizinkan Anda masuk dalam ujian, itu adalah kesalahan. Kalau ini pandangan Anda, sekali Anda masuk dalam masalah dan doa Anda belum dijawab Tuhan, pastilah Anda akan berpaling dari Allah.
Dan kebenaran yang patut kita pahami bahwa Allah memakai pencobaan dan masalah sebagai ujian. Ketika masalah datang bertubi-tubi ke dalam kehidupannya, Ayub tidak memandang sebagai hari sialnya. Ia berkata, “Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas” (Ay. 23:10).
Apabila Anda sedang menghadapi ujian dan masalah, katakan dengan penuh keyakinan, “Seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas!”
Yang penting adalah cara kita memandang masalah yang sedang kita hadapi. Kalau Anda menganggapnya sebagai hari sial, maka siallah hidup Anda. Kalau memandangnya sebagai musuh, maka Anda akan hidup dalam ketakutan sepanjang hari. Tetapi kalau Anda memandangnya sebagai alat bagi Allah untuk membuktikan kemurnian iman Anda, maka Anda akan melaluinya di dalam sukacita, sebab Anda hendak membuktikan kemurnian iman Anda.
Mereka yang telah membuktikan kemurnian imannya disebutkan, akan menerima kemuliaan dan puji-pujian pada saat Yesus datang kembali ke bumi. Mereka akan bersukacita bersama-sama dengan orang kudus lainnya yang juga telah membuktikan kemurnian imannya.
Renungan: Ada orang-orang tertentu yang begitu rapuh saat pencobaan hidup datang. Mereka lebih memilih mencari penyelesaian duniawi daripada mencari Tuhan terlebih dahulu. Dan kalau Anda sedang menghadapi masalah hadapilah bersama Kristus, dan buktikan bahwa iman Anda itu murni dan teruji. Setan menguji manusia untuk menjatuhknnya; Allah menguji manusia untuk membuktikan kemurnian imannya.
No comments:
Post a Comment