Ayat Bacaan : Ulangan 28:47-68; Efesus 5:16
“Karena engkau tidak mau menjadi hamba kepada TUHAN, Allahmu, dengan sukacita dan gembira hati walaupun kelimpahan akan segala-galanya”
(Ulangan 28:47).
Telah ditemukan arti yang lebih jelas di dalam Alkitab bahasa Inggris terjemahan New International Version, “Because you did not serve the LORD your God joyfully and gladly in the time of prosperity” (Sebab engkau tidak melayani Tuhan Allahmu dengan sukacita dan gembira pada masa kelimpahan).
Masa kelimpahan menjadi dambaan kita semua. Ini seperti roda yang berputar dan kita selalu ingin posisi kita berada di puncak. Dan mungkin Anda saat ini berada di puncak. Apa kesibukan Anda kini? Yang pasti jadwal padat dari Senin sampai Minggu. Senin rapat, Selasa bertemu klien, Rabu bermain golf, Kamis bermain tenis, Jumat nonton konser, Sabtu makan malam dengan keluarga, Minggu ke gereja (dengan catatan tidak ada tugas kantor). Dalam keadaan hidup yang nyaman, persoalan bisa diabaikan, dan berat badan semakin meningkat!
Sayang, di tengah masa gemilang Anda sering melupakan Dia yang telah mengangkat Anda. Ketika Anda masih mempunyai rumah kontrakan yang setiap tahun mengangkat kulkas ke atas tempat tidur karena banjir, Anda mempunyai pengalaman yang indah dengan Allah. Persekutuan Anda begitu kuat. Agaknya tidak ada yang lebih indah dalam hidup Anda kecuali bertekuk lutut di hadapan Sang Raja. Hari Minggu adalah hari sukacita Anda, sebab itulah saat di mana Anda bersama dengan orang-orang kudus lainnya tenggelam dalam pujian dan penyembahan. Namun, dengan semakin meningkatnya jabatan Anda, status sosial Anda, dan rekening Anda di bank, Anda mulai terlibat dalam kesibukan yang lama kelamaan menyita perhatian Anda. Persekutuan dengan Allah bukan lagi menjadi kebutuhan primer Anda, tetapi hanyalah kebutuhan sekunder saja. Anda bukan sekedar lupa daratan, tetapi lupa segala-galanya.
Andakah orangnya yang sekarang ini sedang membaca renungan ini dan sedang berada dalam buaian dunia? Kembalilah kepada kasih Anda yang mula-mula dan layanilah Allah. Di luar Allah Anda tidak akan mendapatkan kepuasan yang sesungguhnya. Di luar Allah hidup Anda terancam oleh bahaya rohani yang amat besar.
Renungan:
Masa jaya adalah masa indah bila Anda melayani Allah. Banyak yang menikmati kejayaan dengan hartanya, tetapi orang benar menikmatinya dengan melayani Allah. Anda jenis yang mana?
Awasilah waktu Anda!
No comments:
Post a Comment