Ayat bacaan : 1 Timotius 3:6-7; Mazmur 26:2, 3
“Janganlah ia seorang yang baru bertobat,……….” (1Timotius 3:6)
Ada seorang wanita baru saja menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamatnya. Lalu ia dengan sukacita, menceritakan kabar baik itu pada saudara-saudaranya, juga teman-temannya. Hal itu sangat baik sekali, supaya setiap orang yang belum kenal Tuhan Yesus mengetahuinya juga dan mau menerimanya. Suatu hari wanita itu mempraktekkan karunia yang Tuhan berikan padanya, ia menyembuhkan orang yang sakit, betapa gembiranya orang yang sakit itu, lalu ia memberikan uang pada wanita tersebut. Begitulah seterusnya, jika ada orang yang sakit ia mendatanginya, sekalipun ada yang sembuh dan tidak ia pergi berkeliling, tapi wanita tersebut, bukan hanya memberitakan tentang kasih Yesus, tetapi ia juga sambil mencari uang lewat pelayanannya!
Saudara, hal itu tidak dibenarkan. Jika melayani orang yang kesusahan bermotifasikan karena uang, bahkan bukan pelayanannya yang dinomorsatukan tapi karena uangnya! Akhir zaman ini, bukan hanya ada satu orang saja yang memiliki motivasi seperti itu, tetapi banyak sekali. Bahkan ada hamba Tuhan (katanya) kalau berkhotbah memilih tempat yang enak, yang gerejanya besar, karena tentu saja persembahannyapun besar, jika diundang di gereja yang kecil, ia tidak mau! Kenapa hal ini dapat terjadi? Salah satu sebabnya karena wanita itu baru bertobat. Biasanya, orang yang baru bertobat, pelayanannya berkobar-kobar. Ia ingin menceritakan pada semua orang tentang kasih Yesus, supaya mereka juga merasakannya juga. Oh itu tindakan yang tepat! Tetapi yang salah jika ada motivasi dibalik pelayanannya itu.
Seharusnya orang yang baru bertobat, ia harus memperdalam atau belajar Firman Allah terlebih dahulu, supaya ia bukan hanya menerima Tuhan Yesus, tetapi ia juga terus bertumbuh di dalam imannya. Saudara, jika pelayanan Anda masih memiliki motivasi yang tidak benar, ayolah datang pada Tuhan Yesus yang mempunyai kuasa itu, minta ampun dan bertobatlah! Motivasi yang tidak baik, bukan hanya soal uang, tetapi tentang kedudukan di gereja. Ada orang yang ingin selalu menonjol. Kalau ada orang lain yang mendapat kedudukan lebih baik dari dia, ia menjadi iri hati. Lalu ia memakai cara-cara duniawi yang mencapai kedudukan yang tinggi pula. Tetapi ingatlah, hal tersebut tidak akan bertahan lama, karena Tuhan akan menampi orang-orang yang sungguh-sungguh melayani Dia, dan orang yang memiliki motivasi yang tidak benar akan mengundurkan diri dengan sendirinya.
Renungan:
Milikilah motivasi yang benar. Sebab Tuhan mencintai mereka yang dengan tulus melayani-Nya. Singkirkanlah setiap debu-debu ketidaklurusan dalam hati Anda supaya Allah memakai Anda lebih heran.
Orang-orang yang berhati lurus akan mewarisi kesuksesan dari Allah
No comments:
Post a Comment