Tuesday, January 5, 2016

Gaya Hidup

Ayat Bacaan : 1 Petrus 1:17-21; Yeremia 2:21 "Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat”  (1 Petrus 1:18, 19).

Bangsa Indonesia dikenal dengan keanekaragaman budayanya. Berbagai macam suku dari Aceh sampai Irian Jaya mewarnai bumi pertiwi ini. Masing-masing suku memiliki adat dan kebiasaan dan cara hidup yang berbeda. Ada yang mata pencahariannya bercocok tanam, nelayan, tukang dan ada yang berprofesi sebagai pegawai. Cara hidup orang jawa berbeda dengan cara hidup orang Dayak, cara hidup orang Bugis berbeda dengan orang Bali. Namun yang menjadi sorotan firman Tuhan kali ini adalah “cara hidup” yang bertentangan dengan kebenaran firman Allah. Allah sangat menghargai keberadaan suku-suku yang berada di bumi ini, namun demikian Allah tidak menolerir budaya manusia yang jelas menyimpang dari kebenaranNya. Dan “cara hidup” yang dimaksudkan ayat diatas lebih banyak berbicara tentang pola hidup pribadi seseorang dan tidak menyangkut latar belakang suku seseorang.

Selagi masih dalam suasana Natal apakah gaya hidup kita berubah? Atau hanya penampilan kita saja yang berubah? Biasanya tidak rapi, karena Natal jadi rapi. Allah tidak mau penampilan luar kita yang berubah, Allah mau hati kita yang berbalik kepada-Nya dan berubah semakin baik. Allah sudah menebus kita dari dosa-dosa kita, Allah tidak mau kita hidup dengan cara manusia lama. Kita adalah manusia rohani yang harus terus menerus diperbaharui dari hari ke hari. Jangan menjadi giat, cuma saat hari Natal saja, tetapi hari Natal atau tidak, kita harus tetap giat di dalam Tuhan. Sebab giat saja di masa Natal adalah pola ibadah Kristen lama. Karena itu harus diubah! Kita bukan orang Kristen tradisional, kita harus menjadi orang Kristen yang penuh kasih, melakukan ibadah bukan karena tradisi atau kebiasaan, tetapi melakukannya karena benar-benar mengasihi Tuhan.

Ada juga orang Kristen yang sudah menajadi baik, tetapi berubah lagi ke pola hidup yang lama. Ini seperti nubuatan Nabi Yeremia mengenai bangsa Israel yang telah berubah menjadi “pohon berbau busuk” (Yeremia 2:21).

Renungan: Berilah hati kita dibentuk oleh Tuhan, jadilah sama seperti bayi yang baru lahir yang selalu ingin susu yang segar, dan biarlah kita selalu merasa haus akan kebenaran-Nya dan melakukan titah-Nya. Warisi cara hidup Kristus dan orang-orang-Nya yang beriman.

No comments:

Post a Comment